UCAN Indonesia Catholic Church News
ENRICH YOUR SPIRITUAL LIFE

Delegasi: Kekerasan berbasis gender harus diakhiri

28/02/2013

Delegasi: Kekerasan berbasis gender harus diakhiri thumbnail

 

Sekelompok aktivis Kristen telah menyerukan pemerintah Orissa untuk mengambil tindakan yang lebih efektif untuk mengakhiri kekerasan seksual terhadap perempuan, terutama di distrik Kandhamal, negara bagian Orissa, India, yang merupakan fokus kekerasan anti-Kristen lima tahun lalu.

Tim Pencari Fakta India tentang Kekerasan Gender, sebuah delegasi beranggotakan sembilan orang, mengadakan tur ke Kandhamal dari 23-26 Februari, dan berbicara dengan otoritas negara bagian dan distrik itu, serta keluarga dari seorang gadis yang diperkosa dan dibunuh tahun lalu.

“Kami menemukan bahwa ada berbagai insiden kekerasan gender  berskala besar terhadap para gadis di kelompok usia 12-16 tahun dan perdagangan manusia,” kata John Dayal, salah satu anggota delegasi.

Dalam siaran pers, tim itu mengatakan, “Orang-orang tampaknya tidak takut hukum meski mereka mengetahui,” seraya menambahkan bahwa “jumlah pembebasan kasus pidana yang besar terkait dengan kekerasan anti-Kristen di Kandhamal di masa lalu, mungkin pihak yang bertanggung jawab dengan kekerasan seksual tersebut.

Delegasi tersebut termasuk anggota dari Kantor Perempuan dari Konferensi Waligereja India, Dewan Kristen Seluruh India (AICC) dan Dewan  Gereja-gereja di India.

Para pejabat di distrik itu mencatat 21 kasus pemerkosaan tahun lalu, turun sedikit dari 31 kasus yang dilaporkan tahun 2011, demikian data pemerintah. LSM lokal mengatakan mereka telah mendaftar sembilan kasus perkosaan dari 24 Oktober 2012 hingga 15 Februari 2013.

Dayal, yang juga sekretaris jenderal AICC, mengatakan delegasi telah merekomendasikan pendidikan gender bagi personel polisi dan pejabat pemerintah karena dalam banyak kasus kekerasan seksual dan perkosaan, pemerintah telah menunjukkan ketidakpekaan terhadap korban dan memaksa mereka untuk mencapai penyelesaian dengan para penyerang daripada mengajukan pengaduan pidana.

Suster Mary Scaria, seorang pengacara dan anggota delegasi, mengatakan lebih banyak petugas polisi perempuan harus ditempatkan di kantor-kantor polisi dan di tempat umum untuk membantu menjamin keamanan perempuan dan anak perempuan.

“Pihak berwenang juga perlu  mempercepat proses pemeriksaan kesehatan para korban dan menanggapi pengaduan polisi untuk mengurangi penderitaan korban,” katanya.

Dayal mengatakan misi pencarian fakta dilakukan karena “kami ingin mengetahui respon dari pemerintah dan masyarakat sipil terhadap kekerasan gender dan status para korban.”

Dalam banyak kasus, tambahnya, korban tidak menerima kompensasi hukum.

“Ini tidak masuk akal bahwa korban harus membuat aplikasi sendiri meminta kompensasi. Pihak berwenang harus memberikan suo mutu kompensasi tersebut,” kata pernyataan delegasi.

Delegasi akan menyampaikan laporan akhir kepada lembaga nasional dan negara yang bertanggungjawab atas keamanan perempuan.

“Kami juga akan terus memantau situasi,” kata Dayal.

Sumber: Gender-based violence must end: delegation

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. KWI: Masih banyak yang perlu diupayakan untuk mewujudkan kerukunan
  2. Renungan Hari Minggu Prapaskah I/C Bersama Pastor Bill Grimm
  3. Pengaruh Islam merambat ke sekolah-sekolah misi di Malaysia
  4. Kerukunan umat beragama tahun 2015 capai poin 75,36
  5. Para uskup memperingatkan terhadap prevalensi pornografi cyber
  6. Ratusan calon imam diterjunkan untuk membersihkan lingkungan
  7. Perarakan Salib IYD 2016 disambut secara adat
  8. Kardinal Tagle kecam para politisi menjelang pemilu Filipina
  9. Karitas India menandai awal Prapaskah dengan kampanye menyelamatkan alam
  10. Gereja Katolik bantu korban banjir dan longsor
  1. Yah, mengapa sulit sekali mengajarkan kebersihan? Seperti mengajarkan kebersiha...
    Said donotchangemyname on 2016-02-12 11:04:00
  2. Anda benar juga......
    Said donotchangemyname on 2016-02-11 11:51:00
  3. Menurut hemat saya kok sah saja ya?? ... ini jadi heboh karena yg undang orang k...
    Said San Rho on 2016-02-10 09:49:00
  4. Menurut hemat saya kok sah saja ya?? ... ini jadi heboh karena yg undang orang k...
    Said San Rho on 2016-02-10 09:48:00
  5. Jadilah DONATUR Gereja, agar mereka datang kepadamu. Dan wartakanlah Injil dala...
    Said Hans Bolo on 2016-02-09 18:25:00
  6. Ya memang mengejutkan.. Sekarang yang penting: semoga pernikahan mereka awet!...
    Said donotchangemyname on 2016-02-09 14:24:00
  7. Semoga segala berjalan baik tanpa halangan apapun......
    Said donotchangemyname on 2016-02-02 09:22:00
  8. Salam. Saya menyebarkan tulisan saya tentang penghapusan hukuman mati. Kita bang...
    Said anton bele on 2016-01-27 19:45:00
  9. Susah kalau alam tidak bersahabat.. Andaikan bisa menemukan beberapa sumber air ...
    Said donotchangemyname on 2016-01-22 14:35:00
  10. Mungkin Taliban tidak suka ada orang2 yang pandai.. agar merekalah menang antara...
    Said donotchangemyname on 2016-01-21 09:37:00
UCAN India Books Online