UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Komnas HAM desak selesaikan kasus Syiah

28/02/2013

Komnas HAM desak selesaikan kasus Syiah thumbnail

Para pengungsi Syiah di Sampang, Madura

 

Kasus kerusuhan warga Syiah Sampang, Jawa Timur, yang pecah pada Agustus 2012  hingga kini belum menemukan solusi bagi kedua belah pihak yang bertikai.

Penanganan kasus itu sudah miliaran rupiah digelontorkan. Namun, belum ada satupun warga Syiah yang kini masih tinggal di penampungan untuk kembali ke kampung halamannya, Desa Karang Gayam dan Desa Bluuran.

Kondisi ini mengundang keprihatinan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM). Komisioner Sub Komisi Mediasi Komnas HAM M Imdadun Rahmat saat berada di Sampang, Rabu (27/02/2013) mengatakan, penanganan kasus Syiah Sampang tidak cukup dibebankan kepada pemerintah daerah saja. Namun, sejumlah lembaga negara di republik ini patut untuk ikut andil dalam mencarikan penyelesaian.

“Kementerian Agama dan Kementerian Sosial harus ikut bertanggungjawab menyelesaikan kasus Syiah Sampang. Tidak adil kalau sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” katanya, Rabu, seperti dilansir kompas.com.

Selain itu, lembaga negara juga harus memberikan jaminan keamanan bagi warga Syiah ketika berada di kampung halamannya kelak.

“Warga Syiah masih enggan kembali ke rumahnya masing-masing karena alasan keamanan belum terjamin,” imbuhnya.

Kedatangannya ke Sampang dalam rangka mendorong lembaga negara yang sudah mendapat rekomendasi dari Komisi VIII DPR RI untuk ikut serta menuntaskan persoalan Syiah di Sampang.

Menurut Imdadun, selama ini lembaga negara hanya menyampaikan pendapat dan program saja. Namun, realisasinya belum ada karena terkendala anggaran.

Komnas HAM sendiri, kata Imdadun, akan berupaya untuk menawarkan opsi kepada warga Syiah, berupa hunian sementara serta pelayanan kesehatan gratis dan pendidikan darurat. Tujuannya agar para pengungsi bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak dan manusiawi.

Namun, opsi itu nampaknya berat untuk diterima warga Syiah. Opsi itu pula pernah ditawarkan pihak Pemkab Sampang dan Pemprov Jawa Timur beberapa bulan setelah peristiwa kerusuhan.

“Kita akan terus mencari formula yang tepat untuk ditawarkan kepada para pengungsi,” tandasnya.

Imdadun dalam kunjungannya diterima Bupati Sampang, Fannan Hasib dan Wakilnya, Fadilah Budiono yang baru dilantik kemarin. Selain mereka berdua, hadir juga jajaran pimpinan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Sampang.

Di hadapan mereka, Imdadun banyak berdiskusi. Namun hasil dari kunjungan dan diskusinya itu, akan dibawa ke Jakarta untuk dirumuskan menjadi sebuah kebijakan dan program, dengan dukungan finansial yang mumpuni.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sikapi paham radikal, Mendikbud akan tata ulang buku teks pelajaran
  2. Aktivis gereja dari Jepang dan Korea kunjungi lokasi nuklir
  3. Renungan Hari Minggu XXVII bersama Pastor Bill Grimm, MM
  4. Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang merayakan ulang tahun ke-25
  5. Ketua PGI menilai sikap intoleran merusak kesatuan bangsa
  6. Diplomat ini mengaku diintimidasi karena berbicara keras soal Papua
  7. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  8. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  9. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  10. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  1. Hanya membingungkan saja.. tidak perlu ada "imam disewakan".....
    Said Jenny Marisa on 2016-09-30 11:49:58
  2. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  3. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  4. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  5. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  6. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  7. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  8. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  9. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  10. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
UCAN India Books Online