UCAN Philippines Catholic Church News
UCAN Spirituality

Sistem satu partai akan tetap diterapkan, kata pemimpin

28/02/2013

Sistem satu partai akan tetap diterapkan, kata pemimpin thumbnail

 

Ketua Partai Komunis Vietnam telah berbeda dalam sejumlah pendapat terkait rancangan perubahan konstitusi.

Sekretaris Jenderal Partai Komunis Nguyen Phu Trong mengatakan pada Senin bahwa beberapa usulan yang dibuat oleh publik menunjukkan “kemerosotan politik, pemikiran dan moralitas” di Vietnam.

Usulan itu mencakup diakhiri kontrol total Partai Komunis atas negara dan masyarakat, redefinisi tentara sebagai entitas non-politik, dan sistem multi-partai.

Trong  mengingatkan para pengusul yang di-posting di internet atau para penandatangan petisi.

Dari Januari hingga Maret, pemerintah akan mengadakan referendum publik tentang amandemen draft menjadi konstitusi.

Draft yang diusulkan menetapkan bahwa Partai Komunis Vietnam mengontrol negara dan masyarakat, serta tentara melayani Partai Komunis.

Trong mengatakan kepada pihak berwenang setempat “untuk tidak membiarkan setiap individu memanfaatkan referendum publik untuk mendistorsi fakta-fakta, membuat informasi palsu, atau menentang partai kami dan negara.”

Ini adalah pertama kalinya Trong berbicara menentang pandangan yang bertentangan mengenai amandemen, yang telah dibahas secara nasional dan di internet.

Kaum intelektual, mantan pejabat tinggi dan pembangkang mengajukan petisi kepada Majelis Nasional pada awal bulan ini.

Petisi, yang di-posting di internet, mengatakan konstitusi terutama harus bertujuan untuk menjamin keamanan, kebebasan, dan kesejahteraan rakyat serta harus membatasi penyalahgunaan kekuasaan.

Petisi itu mengatakan orang-orang harus menghentikan terkait konstitusi negara dan rancangan yang diusulkan pemerintah yang melanggar hak asasi manusia dan hak sipil dan supremasi hukum.

Petisi itu mengatakan hanya sebuah negara yang bebas, demokratis dan multi-partai akan melayani kebaikan bersama semua warga negara. Ini telah menarik lebih dari 5.600 tanda tangan sejauh.

Para penandatangan petisi itu termasuk Uskup Joseph Nguyen Chi Linh, wakil ketua Konferensi Waligereja Vietnam, Nguyen Thai Hop Paul, kepala Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi itu, dan Uskup Agung Emeritus Joseph Ngo Quang Kiet dari Hanoi.

Phan Ly Trung, kepala Komite Hukum Majelis Nasional, mengatakan pada Desember, “Semua kekuasaan milik rakyat sehingga rakyat mengambil peran penting dalam membangun dan amandemen konstitusi.”

Trong berbicara kepada pihak berwenang dari Provinsi Phu Tho bagian utara, Senin, dan pidatonya disiarkan di televisi nasional di malam hari.

Sumber: One-party rule is here to stay, says leader

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang anak yatim-piatu berusia tiga tahun 'merayakan' Misa
  2. Pengacara Muslim kesal dengan doa Kristen gunakan kata Allah
  3. Inilah muatan umum dalam Kurikulum baru untuk SD, SMP, dan SMA
  4. Keuskupan agung Jakarta beri penghargaan kepada website paroki terbaik
  5. Paus Fransiskus kanonisasikan 800 martir
  6. Ketua PP Muhammadiyah berbicara dalam kongres Yahudi
  7. Ketua PP Muhammadiyah berbicara dalam kongres Yahudi
  8. Keprihatinan atas kondisi yang menurun dari Paus Emeritus
  9. Pertumbuhan umat Katolik meningkat di Asia
  10. Ibadah di depan istana, jemaat pertanyakan penghargaan kepada SBY
  1. Romo Magnis protes terkait penghargaan kepada Presiden SBY
  2. Aktivis lingkungan dipenjara di tengah upaya membela hak petani
  3. Amnesty: Hukuman mati di Indonesia langkah mundur
  4. Akibat badai, warga Rohingya takut dievakuasi ke lokasi rawan kerusuhan
  5. Pendekatan kebudayaan disarankan untuk selesaikan masalah Papua
  6. Romo Heuken SJ, ahli sejati Kota Jakarta
  7. Pengacara Muslim kesal dengan doa Kristen gunakan kata Allah
  8. Warga Filipina di Taiwan dilarang mengadakan prosesi Salib
  9. Proses beatifikasi Ricci ditangani Vatikan
  10. Deplu AS rilis laporan HAM di Indonesia
  1. Tetapi kekejaman juga banyak yang keterlaluan, misalnya anak mengubur ibu kandun...
    Said Jenny Marisa on 2013-05-17 20:32:00
  2. Dokter juga turun ke jalan... Kalau semua golongan demo, sudah jelas ada kekuran...
    Said Jenny Marisa on 2013-05-17 20:21:00
  3. Saya setuju kalau Papua mau memisahkan dir dari NKRI. Itu adalah hak asasi yang ...
    Said Anianus Bai on 2013-05-15 08:56:00
  4. saya berpikir.... knpa semua ini bisa terjadi?...
    Said anto on 2013-05-15 08:38:00
  5. YA... NEGARA INI BANYAK ORANG KURANG AT BAHKAN TIDAK BIJAK......
    Said ANTO on 2013-05-15 08:10:00
  6. Imron, sebagai sorang Kristen, saya bangga dengan anda yang mempertanyakan argum...
    Said fernando doren on 2013-05-15 02:41:00
  7. Apa yang bisa diharapkan dari menteri seperti ini, bukannya membangun dialog, ma...
    Said fernando doren on 2013-05-15 02:38:00
  8. Seingat saya SBY tidak "blusukan" ke Papua, kecuali ke Meraoke dan pulangnya ngo...
    Said hadrianus wardjito on 2013-05-14 21:32:00
  9. lucu skali kamu,,tiap agama punya tata ibadahnya masing2 lah,,jadiiiii hargai um...
    Said Sintia Parsaulina Ucye Siahaan on 2013-05-14 05:59:00
  10. sebagai muslim gue malu ama prilaku ini menteri agama yang rasialis ini. orang m...
    Said imron on 2013-05-13 07:25:00