UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Emeritus diterbangkan dengan helikopter menyusul pengunduran diri

01/03/2013

Paus Emeritus diterbangkan dengan helikopter menyusul pengunduran diri thumbnail

 

Saat matahari terbenam di Roma, Italia dan delapan tahun kepausannya bergejolak, Paus Benediktus XVI, seorang teolog, menjadi pusat perhatian ketika ia diterbangkan dengan helikopter menyusul pengunduran dirinya secara resmi pada Kamis.

Benediktus, 85, selama masa pensiunnya ia akan menjalani hidupnya dengan doa, membaca, berjalan-jalan di taman dan bermain piano. Dia meninggalkan Vatikan dimana para kardinal akan memilih penggantinya dalam konklaf bulan ini.

Saat ia bertemu dengan para kardinal pada hari terakhirnya sebagai paus, ia berjanji akan “menghormati dan mentaati” penggantinya dan mendesak para kardinal untuk “bekerja seperti sebuah  orkestra” yang harmonis dan indah demi kebaikan Gereja.

Pada Kamis, Vatikan menegaskan laporan-laporan bahwa pihaknya telah memerintahkan penyadapan pembicaraan melalui telepon terhadap beberapa pejabat Vatikan sebagai bagian dari penyelidikan. Para kardinal lainnya berbicara tentang krisis pemerintahan kepausan Benediktus.

Hal itu  diharapkan akan menjadi bahan pemikiran para kardinal ketika mereka mulai bertemu secara informal pada Senin untuk membahas situasi kepausan dan menentukan kapan untuk memulai konklaf. Kemungkinan konklaf akan segera digelar pekan depan.

Awal pekan ini, Benediktus mengubah hukum gereja untuk memungkinkan para kardinal memulai konklaf  lebih awal setelah pemimpin tertinggi Gereja Katolik mengalami kekosongan.

Dalam berkat terakhirnya kepada umat Katolik, yang berkumpul di luar kediaman musim panas kepausan di Castel Gandolfo di mana ia akan tinggal selama beberapa bulan, Benediktus yang nampak lelah, mengatakan bahwa mulai sekarang “saya hanya sebagai peziarah mulai melangkahkan kaki di bumi ini.”

Pendahulunya, Yohanes Paulus II, wafat akibat penyakit Parkinson. Benediktus, yang karya hidupnya ditujukan untuk merekonsiliasi iman dan akal budi memilih untuk mengadakan perpisahan singkat.

“Selamat malam, dan terima kasih,” katanya dalam bahasa Italia kepada kerumunan orang di Castel Gandolfo, hanya lebih dari dua minggu setelah ia secara mengejutkan dunia dengan mengumumkan pengunduran dirinya pada 11 Februari, yang pertama dalam sejarah Gereja .

Sebelumnya, ribuan orang berdiri di Lapangan St. Petrus membentuk setengah lingkaran seputar layar video raksasa menunjukkan rasa simpati mereka kepada Paus Benediktus.

Pada kesempatan itu banyak orang berteriak dan melambaikan tangan mereka saat helikopter mengitari alun-alun Vatikan. “Viva il Papa!”, teriak mereka. Sebuah spanduk bertuliskan “Danke!” (“terima kasih” dalam bahasa Jerman).

Sumber: Discord and wire tapping revelations as pope flies out

  • donotchangemyname

    Betapa leganya beliau – tentunya muak dari kemelut2 akhir2 ini. Beliau mujur dapat melihat kedepan perkembangan gereja… Memang sebaiknya masa pimpinan seorang paus ditentukan; seumur hidup itu untuk apa?

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  2. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  3. Umat lintas agama akan menekan konferensi perubahan iklim
  4. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  5. Walikota Bogor segera membalas surat Dewan Gereja Dunia terkait GKI Yasmin
  6. Paus mengakui korupsi dalam Gereja
  7. Menag: Indonesia mayoritas Islam, tapi bukan negara Islam
  8. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  9. Pembelaan Barat terhadap 'Charlie Hebdo' jadi kekhawatiran Muslim moderat Asia
  10. Paus ralat kembali komentar 'kelinci', memuji keluarga besar
  1. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata ‘Allah’ masih digunakan dalam Misa
  2. Kardinal Filoni memuji komunitas Katolik di Vietnam
  3. Presiden Jokowi harus buktikan penegakan HAM di 2015
  4. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  5. Umat lintas agama akan menekan konferensi perubahan iklim
  6. Sistem pendidikan Vietnam buruk mendorong siswa belajar ke luar negeri
  7. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  8. Wartawan ditahan di Tiongkok terkait laporan penganiayaan terhadap orang Kristen
  9. Para frater belajar menulis berita
  10. Duta Vatikan menekankan dialog antaragama dalam pertemuan dengan para uskup di Malaysia
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online