Surat terima kasih dari umat Katolik Cina untuk Paus Benediktus

01/03/2013

Surat terima kasih dari umat Katolik Cina untuk Paus Benediktus thumbnail

 

Sekelompok rohaniwan dan awam Katolik Cina  mengirim sebuah surat  yang menyentuh hati kepada Paus Benediktus XVI untuk menyatakan ungkapan terima kasih atas usahanya memperbaiki hubungan di antara Gereja Katolik dan Cina.

Surat yang dikirim tanggal 22 Februari itu dirilis oleh Vatikan pada Kamis (28/1), hari terakhir Paus Benediktus menduduki Tahta Suci.

Gereja Katolik Cina yang mencakup uskup, imam, biarawan dan biarawati  serta kaum awam, menurut Vatikan, mereka menyatakan, pengumuman pengunduran diri Paus Benediktus  pada 11 Februari merupakan “kabar  yang mengejutkan dan menyedihkan,” karena adanya “kasih sayang khusus” umat Katolik Cina  terhadap paus.

“Bapa Suci telah memperhatikan secara khusus untuk Cina dan menyimpan tempat khusus bagi Gereja Katolik di Cina dalam hati Anda,” kata surat tersebut. “Anda berusaha mempromosikan dialog dan meringankan salib yang kami tanggung dengan menunjukkan kepedulian dan berkat kepada Cina dan rakyat  Cina.”

Tahun 2007, Benediktus menulis surat inovatif yang berusaha membawa awal baru bagi hubungan antara Gereja Katolik dan pemerintah Beijing.

Namun, upaya rekonsiliasinya telah dirusak oleh krisis baru atas janji uskup dan alih peran asosiasi pemerintah yang didukung Gereja yang tidak diakui oleh Vatikan.

“Kami tidak akan pernah lupa bahwa dalam delapan tahun terakhir, hanya ada ucapan-ucapan terbaik, keramahan dan harapan dalam pesan yang dikirim ke Cina. Tidak peduli apa konflik dan kerusakan yang terjadi, tak peduli betapa sedih dan kecewanya Anda karena kami, Anda selalu merangkul Cina dan Gereja Katolik di Cina dengan cinta kebapakan,” kata surat ini.

Umat Katolik Cina juga memuji Benediktus yang “ bebas dan sikapnya yang tidak memaksa … meski memiliki kekuasaan, ”  dan ” kuat, gigih serta memberi respon yang manusiawi untuk berbagai tantangan.”

Surat ini menyimpulkan: “Ini tidak hanya memindahkan dunia, tetapi juga membuat sulit bagi kami para klerus Cina dan umat Katolik untuk mengucapkan terima kasih kepada Anda.”

Sumber: China Catholics’ thank-you letter to pope

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online