
Banyak pihak yang salah menafsirkan pengumuman Radio Vatikan, yang menyebut akun Twitter Paus akan ditutup.
Radio Vatikan mengklarifikasi kembali bahwa akun Paus akan diaktifkan saat masa Paus baru. Vatikan sendiri membantah akun Twitter Paus akan ditutup permanen, setelah Paus Benediktus XVI mundur dari jabatan.
Akun Twitter Paus @Pontifex masih bisa digunakan oleh Paus berikutnya jika dia menginginkannya.
“Ini adalah sukacita besar untuk melihat kata-kata Paus yang disebarkan, suatu sukacita yang dimiliki semua orang yang percaya,” ujar Pastor Paolo Padrini dari Dewan Kepausan untuk Komunikasi Sosial, seperti dilansir catholicnewsagency.com.
Dari sembilan akun Paus, @Pontifex adalah akun yang memiliki pengikut paling banyak yaitu 1.606.697 dimana sebagian pesan Twitter Benediktus XVI berisi Misa Mingguan dan pesan khusus tentang peristiwa besar di dunia.
Paus Emeritus yang dikenal mempunyai pandangan teologi konservatif ini memberi pesan dan melayani tanya jawab di Twitter dalam sembilan bahasa masing-masing mewakili satu akun Twitter, termasuk Inggris, Arab, Perancis, dan Spanyol.
Benediktus XVI adalah Paus pertama yang memakai Twitter atau sosial media sebagai alat komunikasi yang bisa menjangkau umat Katolik. Sosial media memang dapat dipakai untuk berbagai hal, seperti membagikan hal-hal positif dalam menumbuhkan, memperkaya, dan memperkuat iman.
Media dikritik terkait pemberitaan tentang poligami
Ketua PGI: Kita terlalu bereforia dengan reformasi
Vatikan berikan sinyal Paus Fransiskus akan kunjungi Manila