UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus berikut akan tetap gunakan akun Twitter @Pontifex

04/03/2013

Paus berikut akan tetap gunakan akun Twitter @Pontifex thumbnail

 

Banyak pihak yang salah menafsirkan pengumuman Radio Vatikan, yang menyebut akun Twitter Paus akan ditutup.

Radio Vatikan mengklarifikasi kembali bahwa akun Paus akan diaktifkan saat masa Paus baru. Vatikan sendiri membantah akun Twitter Paus akan ditutup permanen, setelah Paus Benediktus XVI mundur dari jabatan.

Akun Twitter Paus @Pontifex masih bisa digunakan oleh Paus berikutnya jika dia menginginkannya.

“Ini adalah sukacita besar untuk melihat kata-kata Paus yang disebarkan, suatu sukacita yang dimiliki semua orang yang percaya,” ujar Pastor Paolo Padrini dari Dewan Kepausan untuk Komunikasi Sosial, seperti dilansir catholicnewsagency.com.

Dari sembilan akun Paus, @Pontifex adalah akun yang memiliki pengikut paling banyak yaitu 1.606.697 dimana sebagian pesan Twitter Benediktus XVI berisi Misa Mingguan dan pesan khusus tentang peristiwa besar di dunia.

Paus Emeritus yang dikenal mempunyai pandangan teologi konservatif ini memberi pesan dan melayani tanya jawab di Twitter dalam sembilan bahasa masing-masing mewakili satu akun Twitter, termasuk Inggris, Arab, Perancis, dan Spanyol.

Benediktus XVI adalah Paus pertama yang memakai Twitter atau sosial media sebagai alat komunikasi yang bisa menjangkau umat Katolik. Sosial media memang dapat dipakai untuk berbagai hal, seperti membagikan hal-hal positif dalam menumbuhkan, memperkaya, dan memperkuat iman.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pakistan usir para biarawati meski telah mengabdi lebih dari satu dekade
  2. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  3. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  4. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  5. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  6. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  7. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  8. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  9. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  10. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  1. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  2. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  3. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  4. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  5. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  8. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online