UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Satpol PP: Gereja HKBP Setu segera disegel

04/03/2013

Satpol PP: Gereja HKBP Setu segera disegel thumbnail

Ilustrasi

 

Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menegaskan bahwa sebagai langkah penegakan Perda No.7 tahun 1996 tentang IMB, mereka akan segera melakukan penyegelan terhadap gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Setu. Namun, sebelumnya Satpol PP hari ini akan melayangkan surat peringatan yang ketiga.

Sementara itu, jemaat HKBP Setu sendiri, hari ini, Minggu (3/3), tetap melakukan ibadah tanpa ada gangguan apa pun. Aparat kepolisian dari Polsek Setu, Polresta Bekasi, Polda Metro Jaya, serta Satpol PP Bekasi, telah bersiaga di sekitar tempat ibadah, sebelum ibadah dimulai pukul 10.00 WIB.

“Kami tetap beribadah seperti biasa tanpa gangguan, dan didampingi aparat keamanan yang berjaga-jaga di sekitar gereja,” ujar Pemimpin Jemaat HKBP Setu, Pdt Torang Simanjuntak, kepada media ini, Minggu (3/3), seperti dilansir beritasatu.com.

Terkait ultimatum ormas tertentu yang menyerukan penghentian pembangunan gedung gereja, kata Torang, pihaknya belum menerima surat apa pun terkait ultimatum tersebut. Sebelumnya diberitakan, jemaat HKBP Setu diberi batas waktu 35 hari hingga batas terakhir pada Februari lalu, agar pemerintah daerah segera melakukan penyegelan terhadap bangunan yang belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami hanya mendengar dari media massa ada ultimatun 35 hari tersebut. Namun hingga kini, kami belum menerima satu surat pun yang memberitahukan ultimatum tersebut,” sambung Torang, yang menegaskan bahwa selama tiga minggu belakangan jemaat HKBP Setu dapat beribadah dengan tenang, meski dengan pengawalan aparat keamanan tiap minggu.

Sementara itu, menurut Bokir (40), warga sekitar yang menjadi juru parkir di lokasi gereja, keberadaan Jemaat HKBP Setu ini tidak mengganggu warga di sekitar gereja. “Kami yang tinggal di sekitar gereja tidak keberatan dengan kehadiran mereka. Malahan yang demonstrasi kemarin itu, kebanyakan orang di luar kampung sini,” imbuhnya.

Saat ini, menurut Torang lagi, jemaat HKBP Setu sendiri sedang melakukan proses perizinan dan menunggu pengesahan dari kepala desa.

“Setelah ada pengesesahan dari kepala desa, baru bisa naik ke tingkat kecamatan, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan sebagainya. Semua persyaratan sudah kami penuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” papar Torang pula.

Langkah Penyegelan

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Bekasi, Agus Dahlan, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan penegakan Perda No.7 tahun 1996 tentang IMB. “Sampai saat ini, dari panitia pembangunan HKBP belum bisa menunjukkan IMB. Satpol PP sudah melakukan tindakan berupa surat peringatan yang kedua,” tegas Agus.

Menurut Agus, setelah melayangkan surat peringatan yang kedua, Satpol PP akan melayangkan surat peringatan yang ketiga pada Senin (4/3) besok. “Setelah surat peringatan yang ketiga dilayangkan, kemungkinan Selasa (5/3), akan dilaporkan ke Ibu Bupati, untuk langkah selanjutnya berupa penyegelan bangunan,” imbuh Agus.

Permasalahannya, sambung Agus, bangunan Gereja HKBP Setu itu sudah berdiri. Pihaknya sendiri menurutnya hanya bertindak sesuai dengan peraturan yang ada.

“Proses IMB kami sudah sampaikan kepada panitia pembangunan gereja. Silakan diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Agus lagi.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia
  2. Uskup pimpin Misa Paskah bersama penderita kusta
  3. Kamis Putih, Paus membasuh kaki seorang Muslim Libya dan wanita Etiopia
  4. Pertanyaan muncul terkait kanonisasi yang cepat terhadap dua Paus
  5. Pesan 'Urbi et Orbi' Paus Fransiskus pada Hari Raya Paskah 2014
  6. Ribuan umat Islam hadiri deklarasi anti-Syiah di Bandung
  7. Tim delapan kardinal mulai membahas lagi reformasi
  8. Presiden ucapkan selamat Paskah
  9. “Keselamatan akan segera datang kepada saya," tulis Asia Bibi dari balik jeruji besi
  10. Komnas HAM: Aliansi tak berhak larang ajaran Syiah
  1. Penerapan Hukum Syariah di Brunei mengancam orang Kristen
  2. Uskup pimpin Misa Paskah bersama penderita kusta
  3. Pertanyaan muncul terkait kanonisasi yang cepat terhadap dua Paus
  4. NGO desak hukuman lebih berat untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak
  5. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  6. Hari Bumi, pemuka agama jadi kunci pelestarian lingkungan
  7. Imam anti-nuklir berjuang jadi anggota parlemen
  8. Buku Tanpa Diskriminasi diharapkan jadi referensi capres
  9. KPK: Perempuan rentan godaan birokrasi bobrok
  10. Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia
  1. hmmm..semoga saja isa di tata dengan baik oleh pengurus dengan di bantu pemerint...
    Said kornelius,.. on 2014-04-19 09:49:00
  2. Setuju Romo....rakyat butuh media untuk bisa benar-benar mengenal calon presiden...
    Said Fransisca Ninin Nilamsari on 2014-04-17 19:59:00
  3. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  4. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  5. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  6. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  7. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  8. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  9. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  10. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
UCAN India Books Online