UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Konklaf 2013: Ini harapan pembaca UCAN terhadap Paus baru

05/03/2013

Konklaf 2013: Ini harapan pembaca UCAN terhadap Paus baru thumbnail

 

Pelecehan seksual dan penanganannya oleh otoritas Gereja merupakan prioritas utama bagi Paus baru, demikian hasil survei terhadap para pembaca ucanews.com baru-baru ini.

Survei itu yang diadakan pada 18-28 Februari telah menarik 2.300 responden, mayoritas (72 persen) dari Asia. Lebih dari tiga perempat menyatakan pelecehan seksual dan otoritas Gereja hendaknya menanggapi kasus ini sebagai tantangan serius yang dihadapi Gereja dan Paus baru.

Tanggapan kedua adalah konflik dalam Gereja di Eropa dan Amerika Serikat, yang mana 66 persen responden menyataka, itu merupakan prioritas  utama kedua bagi Paus baru.

Isu-isu lain yang menjadi perhatian termasuk penyatuan Gereja, pendekatan ekumenis yang lebih praktis dan respon pastoral yang lebih banyak terhadap perceraian.

Tidak ada konsensus yang jelas dalam menanggapi pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Kelompok terbesar responden menyatakan “terkejut”, sementara yang lain menjelaskan mereka merasa “sedih,” menyatakan “kecewa” dan “bingung.”

Beberapa responden menyatakan kekaguman atas keberanian Paus Benediktus untuk mengundurkan diri.

Barangkali yang paling signifikan adalah tanggapan tentang apakah pengunduran diri Benediktus akan membangun sebuah preseden atau tidak.

Hampir dua pertiga dari responden mengatakan bahwa jabatan Paus ke depan ‘harus dibatasi, baik untuk jangka waktu tertentu (23 persen) ataupun usia pensiun hingga 75 tahun (42 persen). Sisanya menyatakan jabatan Paus mesti untuk seumur hidup.

Lebih dari 58 persen responden menyatakan persatuan dalam Gereja sebagai prioritas utama Vatikan, sementara penawaran pendekatan pastoral untuk perceraian dan pemberdayaan konferensi-konferensi waligereja, keduanya disebut sebagai prioritas utama.

Ada kritik bahwa, dalam 30 tahun terakhir, Vatikan belum membahas tentang perbaikan terkait kasus perceraian dan menikah lagi, meskipun banyak permintaan dari konferensi-konferensi waligereja untuk melakukannya.

Hal itu juga disebutkan bahwa, selama periode yang sama, beberapa konferensi waligereja baik nasional dan regional ‘telah mengklaim bahwa Vatikan telah mengecilkan pengaruh dan signifikansi.

Survei juga memberikan indikasi kuat pertumbuhan Gereja di Asia yang memiliki pengaruh yang lebih besar di Vatikan karena proporsi pertumbuhan yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Hampir 79 persen responden mengatakan Paus berikutnya harus datang dari luar Eropa, 45 persen mengatakan Paus baru harus berasal dari Asia.

Harapan untuk Paus dari Asia tampaknya tidak mungkin, karena hanya tujuh kardinal pemilih dari Asia di antara 114 kardinal yang akan menghadiri konklaf – empat dari India, satu dari Sri Lanka, salah satu dari Cina dan satu dari Filipina.

Sebanyak 28 dari para kardinal pemilih tersebut berasal dari Italia.

Sumber: Readers say what they want from a new pope

  • franstantri dharma

    Kembali Gereja memperlihatkan sense of timing u menjawab perubahan jaman. Segala sesuatu ada waktunya.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kenapa Pria Modern Perlu Belajar dari Santo Yosef?
  2. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  3. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  4. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  5. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  6. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Ketakutan dan kemarahan orang Kristen menyusul pemboman gereja di Pakistan
  9. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  10. Menteri Anies: Tarik buku agama ajarkan membunuh kafir
  1. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  2. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  3. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  4. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  5. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  6. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  7. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  8. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  9. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  10. Pemerintah didesak revisi UU Kebebasan Berbicara dan Berkumpul untuk melawan ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online