Akibat bunuh biarawati, ribuan warga serbu penjara dan bakar rumah tersangka

06/03/2013

Akibat bunuh biarawati, ribuan warga serbu penjara dan bakar rumah tersangka thumbnail

Ilustrasi

 

Para pejabat keamanan Madagaskar mengatakan, sipir menembak mati dua pengunjuk rasa ketika menyerbu penjara yang digunakan menahan tersangka pembunuh biarawati Prancis.

Sedikitnya dua pengunjuk rasa mengalami luka-luka ketika ratusan pemrotes menyerbu penjara. Seorang pejabat mengatakan, sipir mengeluarkan tembakan untuk membela diri dari serangan pengunjuk rasa.

“Ratusan bahkan ribuan orang berusaha menyerbu penjara dengan proyektil dan kita tidak dapat berbuat banyak, karena kita tidak mempunyai gas air mata,” kata kata seorang pejabat keamanan, Leon Andriamanantena seperti dikutip kantor berita AFP dan dilansir Suara Pembaruan.

Berbagai unjuk rasa digelar selama tiga hari terakhir guna memprotes pembunuhan biarawati asal Prancis berusia 82 tahun, Suster Emmanuel Helesbeux.

Ia telah menghabiskan waktu selama empat dekade di Madagaskar. Para wartawan mengatakan, suster asal Prancis itu sangat dihormati oleh warga setempat karena jasa-jasanya di bidang sosial.

Pada Jumat (26/2), Suster Helesbeux diduga tewas dicekik. Jenazahnya ditemukan di Kota Mandritsara keesokan harinya.

Setelah jenazah biarawati tersebut dimakamkan, para tersangka dipindahkan dari tahanan polisi ke penjara untuk menjaga keselamatan mereka dari amukan massa.

Tidak jelas bagaimana tiga tersangka dibawa ke penjara, tetapi kerumunan massa kemudian menyerang penjara.

Menurut pejabat kepolisian, tiga orang ditangkap dan mereka mengaku membunuh Suster Helesbeux. Sebelum menyerbu penjara, para pengunjuk rasa yang marah membakar rumah-rumah tersangka.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online