Banyak penolakan rumah ibadah akibat dari pemerintah yang kurang tegas

06/03/2013

Banyak penolakan rumah ibadah akibat dari pemerintah yang kurang tegas thumbnail

 

Kasus penolakan pembangunan tempat ibadah masih kerap terjadi Indonesia. Hal tersebut lantaran pemerintah tak tegas dalam menjalani Peraturan Bersama (Perber) dua menteri (Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri).

“Penyebabnya karena pemerintah tak taat asas dan aturan. Kalau pemerintah taat PBM dan itu disosialisasikan ke bawah, tak ada masalah,” kata Rohaniawan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo seperti dilansir Republika, Selasa (5/3).

Dalam Perber dua menteri, lanjutnya, jelas disebutkan pendirian tempat ibadah. Yaitu, harus ada persetujuan 90 orang di dalam keluarahan. Kalau tak ada, sampai 90 orang di Kabupaten dan Provinsi.

“Kalau tak ada persetujuan dan dukungan, pemerintah yang menyediakan fasilitas (menyediakan tempat ibadah),” kata sekretaris eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (Komisi HAK KWI) tersebut.

Menurut Romo Benny, selama aturan itu tak dijalankan, maka persoalan penolakan pendirian tempat ibadah itu akan terus terjadi. Namun, kalau dijalankan, maka kemungkinan munculnya masalah bisa diminimalisir.

Seperti diketahui, kasus penolakan pembangunan tempat ibadah masih kerap terjadi di Indonesia. Baru-baru ini, pembangunan Masjid Al Munawar di Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahe Jae, Tarutung, Tapanuli Utara ditentang oleh sebagian masyarakat.

Selain itu, di Bogor, Jawa Barat, pembangunan gereja Yasmin ditentang oleh warga. Biasanya, yang menentang adalah pihak mayoritas.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online