UCAN Indonesia Catholic Church News

Biaya pencatatan nikah di KUA segera digratiskan

06/03/2013

Biaya pencatatan nikah di KUA segera digratiskan thumbnail

 

Kementerian Agama (Kemenag) akan segera mengeluarkan kebijakan baru terkait pembebasan biaya pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Atas kebijakan baru tersebut, maka Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 2004 yang mengatur biaya administrasi pencatatan nikah sebesar 30.000 rupiah, akan segera dihapuskan.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Inspektur Jenderal Kemenag, M Jasin saat mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/3), seperti dilansir metrotvnews.com.

Jasin mengatakan jika kebijakan penghapusan biaya pencatatan nikah tersebut sudah mendapat persetujuan dari Menteri Agama Suryadarma Ali.

“Pak menteri sudah setuju untuk dihapus. Jadi ini adalah good will dari pemerintah untuk masyarakat,” ujar Jasin ketika dikonfirmasi wartawan.

Lebih lanjut, Jasin menjelaskan jika kebijakan ini diambil oleh Kemenag yang merupakan upaya preventif untuk memberantas segala pungutan liar dan pemberian gratifikasi yang sering kali terjadi dalam pencatatan nikah di KUA itu.

Namun, Jasin masih belum dapat menjelaskan sanksi apa yang akan diberikan kepada oknum yang tetap meminta biaya.

“Sehingga nanti kalau itu diberlakukan maka amplop-amplop, tanda terima kasih itu dilarang adanya,” sambung mantan pimpinan KPK ini.

Namun, bukan berarti pihak penghulu tidak akan mendapatkan biaya apapun. Sebab, nantinya kebijakan baru ini juga akan mengatur pendapatan resmi bagi para penghulu dan Kepala KUA atas adanya pencatatan akta nikah.

Ia menambahkan, jika nantinya masing-masing penghulu akan mendapatkan tunjangan yang besarannya berdasarkan empat kategori biaya nikah sebagaimana dalam PP 47 tahun 2004.

“Tunjangan transportasi lokal sebesar 110.000 rupiah. Jadi nanti tidak ada untuk minta tambahan karena quote in quote kita nilai sudah cukup usulannya (tunjangan) 1 juta rupiah ditambah menjadi 5 juta rupiah,” tutup Jasin.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  2. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  3. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  4. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  5. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  6. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  7. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  8. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  9. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  10. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  3. Ensiklik Laudato Si’ mulai diterapkan di keuskupan India
  4. Mantan presiden India dikenang sebagai pemersatu semua agama
  5. Grasi pengguna narkoba jadi solusi kelebihan kapasitas penjara
  6. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  7. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  8. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  9. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  10. Aktivis lingkungan kecewa dengan pidato kenegaraan Presiden Aquino
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online