Konklaf 2013: Para kardinal bahas kebutuhan Gereja, belum menetapkan tanggal konklaf

06/03/2013

Konklaf 2013: Para kardinal bahas kebutuhan Gereja, belum menetapkan tanggal konklaf thumbnail

 

Setelah menyelesaikan pertemuan pra-konklaf mereka ketiga, Kolese Kardinal masih belum mengumumkan tanggal konklaf untuk memilih Paus baru.

Sebaliknya, mereka menggunakan pertemuan pada 4 dan 5 Maret untuk membahas kebutuhan Gereja.

Pastor Federico Lombardi SJ, juru bicara Vatikan, seperti dilansir Catholic News Service, mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan rincian yang spesifik dari diskusi-diskusi tersebut karena ia berpegang pada sumpah kerahasiaan untuk hanya memberikan informasi tentang hal-hal yang umum.

Dia mengatakan topik-topik dalam pertemuan 5 Maret adalah “luas dan bervariasi,” dan termasuk “kegiatan Takhta Suci dan dikasteri-dikasteri, hubungan mereka dengan para uskup, pembaruan Gereja dalam terang Konsili Vatikan II, situasi Gereja dan kebutuhan untuk evangelisasi baru di dunia, termasuk dalam situasi budaya yang berbeda.”

Dia mencatat bahwa pada akhir sesi 5 Maret, 33 kardinal “dari setiap benua” telah berbicara pada pertemuan itu, yang dihadiri oleh 148 kardinal.

Meskipun ia mengatakan para kardinal “tidak membuat keputusan” tentang awal konklaf, ada sebuah presentasi hari itu tentang modifikasi yang dibuat Paus Benediktus XVI terkait peraturan konklaf, yang memungkinkan para kardinal untuk memulai konklaf kurang dari 15 hari setelah berakhirnya sebuah kepausan.

“Saya tidak mendengar mereka mengusulkan hari khusus untuk dimulainya konklaf”, kata Pastor Lombardi, seraya menambahkan “saya percaya bahwa hal itu masih terlalu dini untuk menentukan tanggal.”

Dia juga mencatat bahwa tanggal konklaf adalah “sebuah tema yang terbuka.”

“Dewan Kardinal masih membutuhkan waktu beberapa lama karena pihaknya perlu membuat persiapan yang memadai untuk keputusan awal konklaf. Mereka tidak ingin tergesa-gesa,” tambahnya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  2. RUU ‘Pelindungan Umat Beragama’ membahayakan kalangan minoritas
  3. Renungan Minggu XVI Tahun A – 23 Juli 2017
  4. Orang Kristen di Bangladesh diminta lebih terlibat dalam politik
  5. Menyita paspor terpidana pedofilia adalah langkah tepat 
  6. Umat Katolik Hong Kong mengenang Liu Xiaobo dalam Misa Requiem
  7. Koleksi buku Katolik milik Soekarno tersimpan rapi di Bengkulu
  8. Keluarga Katolik Pakistan melarikan diri setelah tuduhan penistaan
  9. KPK tantang Gereja untuk audit keuangan
  10. Gereja Katolik dukung langkah KPK dalam kasus e-KTP
  1. Dalam artikel diatas sama sekali tidak disebut diiaudit oleh KPK tapi ditekankan...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 13:17:16
  2. Saya kurang setuju bila KPK mengaudit, karena bukan badan atau kantor di pemerin...
    Said Jumtu Bagus on 2017-07-21 11:10:19
  3. KPK,gak boleh asa bergerak kesemua arah,fokus kepada keuangan negara,karena keua...
    Said ROSSY on 2017-07-21 10:28:53
  4. bukan diaudit oleh KPK tetapi diaudit oleh tim yg dibentuk oleh gereja sendiri /...
    Said Yanto Lamawato on 2017-07-21 10:01:03
  5. Absolute power corrupts absolutely Ingat. Runtuhnya kekuasaan gereja Katolik ...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:26:18
  6. Jadi semakin yakin ada yang tidak beres dg keuangan paroki Kristoforus....
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:23:17
  7. Tidak bermaksud menghalang-halangi niat/usulan KPK dalam rangka pelaksanaan audi...
    Said Alex on 2017-07-21 06:53:41
  8. Audit keuangan GEREJA itu penting utk transparansi yg akan membuat Jemaat/Umatme...
    Said Alexander Katuuk on 2017-07-20 20:59:10
  9. Audit keuangan di tubuh gereja penting utk menunjukkan tanggung jawab para penge...
    Said Don Suban Garak on 2017-07-20 19:12:24
  10. Setuju banget sebagai sebuah contoh tuk umat biar biar lebih transparan....
    Said Arnoldus Hamu on 2017-07-20 17:35:56
UCAN India Books Online