UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Dugaan terkait penyadapan Vatikan

06/03/2013

Dugaan terkait penyadapan Vatikan thumbnail

 

Majalah mingguan Italia menuduh kampanye pengawasan yang diduga oleh Takhta Suci sebagai sebuah operasi “Vatican Big Brother” yang meliputi lebih dari setahun terkait penyadapan dan pengawasan terhadap pergerakan privasi para pejabat di Vatikan.

Panorama mengatakan dalam sebuah berita halaman depan pekan lalu bahwa Gendarmeria Vatikan, yang dipimpin oleh mantan agen rahasia Italia Domenico Giani, menyadap telepon dan membaca email dari para pejabat Gereja sebagai bagian dari penyelidikan skandal Vatileaks – sebuah investigasi yang dilakukan atas permintaan Sekretaris Negara Tarcisio Kardinal Bertone.

Namun, kepala juru bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi SJ, telah menolak klaim pengintaian jangka panjang dan luas, dengan mengatakan bahwa hanya beberapa telepon disadap atas permintaan pengadilan Vatikan, dan bukan dari Kardinal Bertone.

Tapi, Panorama menjawab bahwa menurut sumber-sumbernya di Vatikan, para pengintai mulai bekerja pada Agustus 2011 – beberapa bulan sebelum berita tentang skandal Vatileaks pada Januari tahun lalu dan penangkapan Paolo Gabriele, mantan kepala pelayan Paus Benediktus, pada Mei 2012.

“Semua orang memata-matai di Vatikan,” kata pakar Panorama Vatikan Ignazio Ingrao, seraya menambahkan bahwa pengintaian itu terus dilakukan karena para peneliti mencari bukti kesalahan akibat bocornya dokumen resmi Vatikan.

Lebih jauh Panorama menyatakan bahwa polisi Vatikan bekerja sama dengan sekretariat dan sumbernya mengatakan polisi Vatikan telah mengumpulkan “kuantitas data” tentang panggilan telepon pribadi, gerakan dan komunikasi dalam Vatikan dalam arsipnya.

Faktanya, dampak tersebut telah berperan penting dalam pembicaraan pra-konklaf di Roma, di mana beberapa orang percaya bahwa Gabriele, yang dijatuhi hukuman penjara 18 bulan, namun kemudian diampuni oleh Paus Benediktus – adalah satu-satunya yang terlibat dalam membocorkan dokumen-dokumen Vatikan.

Dalam mengungkapkan kebocoran itu, Paus Benediktus menugaskan  Salvatore Kardinal De Giorgio, Jozef Kardinal Tomko dan Julian Kardinal Herranz – untuk mempersiapkan laporan mengenai dugaan terkait perselisihan dan blackmail seperti yang dituduhkan oleh dokumen yang bocor itu.

Paus Benediktus bertemu dengan tiga kardinal itu sebagai salah satu tindakan terakhir dari kepausannya.

Laporan tersebut, akan tetap dirahasiakan dan hanya dibaca oleh pengganti Paus Benediktus. Hal ini  telah menjadi obyek rasa ingin tahu dalam Kolese Kardinal.

Selain itu, para kardinal yang sedang mempersiapkan untuk berpartisipasi dalam pertemuan pra-konklaf dan memutuskan untuk berbagi sedikit sebagian dari temuan mereka dengan para rekan kardinal mereka.

Sumber: New allegations of Vatican wiretaps

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  7. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  10. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online