UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Presiden Sosialis menerima sakramen sebelum wafat

07/03/2013

Presiden Sosialis menerima sakramen sebelum wafat thumbnail

 

Sebuah sumber terpercaya di Venezuela telah mengatakan kepada CNA bahwa sebelum Presiden Hugo Chavez meninggal dunia, ia telah menerima bimbingan rohani dan sakramen-sakramen di hari-hari terakhirnya.

Saat mengumumkan wafatnya Chavez pada 5 Maret, Wakil Presiden Nicolas Maduro mengatakan pemimpin Venezuela itu meninggal “dekat dengan Kristus.”

Sumber itu di Venezuela mengatakan kepada CNA bahwa selama minggu-minggu terakhir hidupnya, Chavez meminta bimbingan rohani dan diminta untuk diberikan sakramen.

Sejak Chavez meraih kekuasaan tahun 1999, ia memiliki hubungan yang kurang baik dengan Gereja Katolik terkait  peringatan para uskup tentang risiko dan dampak agenda Sosialisnya.

Tahun 2002, Chavez menuduh para uskup Venezuela menjadi “tumor” untuk tujuan revolusionernya dan meminta Vatikan tidak ikut campur tangan dalam urusan internal negaranya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Chavez mengambil bagian dalam pelayanan keagamaan dari berbagai denominasi, tetapi ia mengejutkan media pada April 2012 ketika ia muncul di sebuah gereja Katolik di kampung halamannya di Barinas untuk menghadiri Misa-misa selama Pekan Suci.

Dia mengenakan rosario di lehernya dan berdoa untuk mohon kekuatan untuk melawan penyakitnya. Juli lalu, Chavez membuat permintaan secara publik untuk bertemu dengan para uskup.

Setelah Chavez wafat, Keuskupan Agung Caracas, yang dipimpin oleh  Jorge Kardinal Urosa yang saat ini sedang berada di Roma untuk konklaf, mengirim ucapan belasungkawa dan meminta agar seluruh bangsa membangun perdamaian dan harmoni.”

Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Venezuela, Mgr Jesus Gonzalez de Zarate, menyerukan persatuan nasional. “Pada kesempatan ini marilah kita semua mengemukakan sentimen terbaik kita,” katanya dalam sebuah wawancara di televisi Venezuela.

“Kematian bukanlah akhir dari kehidupan kita,” tambahnya. “Kematian hanya membuka jalan untuk hidup kebahagiaan kekal, di sisi Allah Bapa kita.”

Sumber: Socialist president took last sacraments before dying

  • hadrianus wardjito

    Seorang sosialis, yang melawan neo-liberalisme global, membebaskan rakyat Venezuela juga Amerika Latin, bisa dikategoriakan mengikuti teologi pembebasan. Ditentang oleh para Uskup, tetapi sangat mungkin didukung oleh Yesus. !?

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  2. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  3. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  4. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  5. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  6. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  7. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  8. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  9. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  10. Dituduh penghujatan, orang Kristen Pakistan enggan pulang rumah, takut diserang
  1. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  2. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  3. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  4. Alkitab dengan kata ‘Allah’ akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  5. Dituduh penghujatan, orang Kristen Pakistan enggan pulang rumah, takut diserang
  6. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  7. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  8. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  9. Misionaris merajut kembali kebersamaan hidup yang hancur di Mindanao
  10. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online