UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Kapel Sistina mulai dipersiapkan untuk konklaf

07/03/2013

Kapel Sistina mulai dipersiapkan untuk konklaf thumbnail

 

Kapel Sistina mulai diubah dari sebuah tempat wisata yang terkenal di dunia menjadi ruang doa  di mana para kardinal pemilih akan memilih Paus baru.

Para pekerja Vatikan telah mulai memasang karpet untuk menutupi lantai ubin mosaik, dan mimbar kecil diletakan di atasnya bersama dengan sebuah altar.

Para pekerja kemudian meletakan meja dan kursi untuk 115 kardinal pemilih.

Seperti pada konklaf sebelumnya, cerobong asap dipasang untuk memunculkan warna asap (hitam dan putih) agar publik tahu apakah Paus baru sudah dipilih atau belum.

Apabila asap putih muncul, berarti Sri Paus yang baru telah terpilih. Asap putih terbuat dari pembakaran surat suara pemilihan dan beberapa zat kimia tambahan.

Pastor Federico Lombardi SJ, juru bicara Vatikan,  dalam rangka persiapan konklaf, kapel itu secara resmi ditutup bagi para wisatawan sejak 5 Maret.

Demi menjaga kerahasiaan, para kardinal  bersumpah dan para teknisi menjaga kapel dari pengintaian elektronik atau alat perekam sebelum konklaf.

Pastor Lombardi, mengatakan kepada wartawan pada 6 Maret bahwa perangkat peredam digunakan untuk menonaktifkan sinyal ponsel, tetapi mereka tidak dipasang di bawah lantai ubin.

Nama Kapel Sistina berasal dari Paus Siktus IV, yang merestorasi Kapel Magna antara tahun 1477 hingga tahun 1480. Selama periode ini, sekelompok pelukis seperti Pietro Perugino, Sandro Botticelli, dan Domenico Ghirlandaio membuat beberapa lukisan dinding yang menggambarkan kehidupan Musa dan Yesus.

Lukisan-lukisan tersebut selesai tahun 1482, dan pada 15 Agustus 1483, Siktus IV mengadakan misa pertama untuk merayakan peristiwa Bunda Maria diangkat ke Surga.

Sejak era Siktus IV, kapel ini menjadi tempat kegiatan religius dan aktivitas kepausan, seperti tempat diadakannya konklaf untuk memilih Paus baru.

Dari berbagai sumber




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  2. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  3. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  4. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  5. Kelompok iklim menyerukan tindakan cepat untuk atasi bencana
  6. 58 tahun ISKA: Nasionalisme itu hanya satu
  7. Pejabat Vatikan rayakan Misa menandai Hari Doa untuk Gereja di Tiongkok
  8. Keuskupan Agung Seoul bantu para pengungsi Korea Utara
  9. Paroki-paroki menyalurkan bantuan bagi korban banjir
  10. 58 persen siswa SMA Jakarta dukung pelaksanaan Syariat Islam
  1. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  2. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  3. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  4. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  5. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  6. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  7. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  8. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  9. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  10. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
UCAN India Books Online