UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Oknum TNI yang membunuh pendeta dituntut 15 tahun penjara

08/03/2013

Oknum TNI yang membunuh pendeta dituntut 15 tahun penjara thumbnail

 

Oknum TNI AD dari kodim 1711/Bovendigoel, Sertu Irfan dituntut hukuman 15 tahun penjara oleh mahkama Militer III-19 Jayapura karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Pendeta Frederika Metalmety pada 21 November tahun 2012 di Boven Digoel, Papua. Hal itu dikatakan Oditur Militer Jayapura Yuli Wibowo.

Seperti dilansir elshita.com, Oditur Militer Yuli Wibowo mengatakan, berdasarkan keterangan tujuh orang saksi yang diperiksa didalam persidangan, Irfan terbukti melanggar pasal 338 KUHP. Apalagi dalam visum dokter di RSUD Bovendigul ditemukan luka tembak sebanyak dua kali ditubuh korban dan luka lebam di kepalanya.

Menurutnya, pihaknya memohon agar majelis hakim pengadilan militer III-19 menyatakan terdakwa atas nama Sertu Irfan, terbukti melakukan tindak pidana, barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang sebagaimana diatur dalam dalam hukum pidana menurut pasal 338 KUHP.

Oditur Militer III-19 Jayapura Yuli Wibowo mengungkapkan, dengan melihat pasal 10 KUHP, pasal 6 KUHPM dan ketentuan perundang-undangan lainnya yang berhubungan, kami mohon kepada majelis hakim Pengadilan Militer III-19 Jayapura yang bersidang pada hari ini untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana pokok penjara selama 15 tahun dikurangi masa penahanan sementara yang telah dijalani. Pidana tambahan oknum TNI tersebut sertu irfan dipecat dari keanggotaan dinas militer.

Dalam siding putusan ini Mahkamah Militer III-19 Jayapura juga menunjukkan barang bukti dalam persidangan berupa pistol FN 45, satu buah megazen FN, 3 peluru butir FN 45, helm berwarna pink dan celana panjang korban.

Frederika Metalmeti, seorang pendeta Gereja Betlehem Pantekosta di Kabupaten Boven Digoel ditemukan tewas dengan dua luka tembak di pelipis kanan dan di bahu kanan hingga tembus ke belakang. Diduga Frederika sedang mengandung enam bulan saat ditemukan meninggal dunia.

 

One Comment on "Oknum TNI yang membunuh pendeta dituntut 15 tahun penjara"

  1. Yulius siantar man on Sat, 9th Mar 2013 9:58 am 

    Tega sekali membunuh kaum yg seharusnya dilindungi.selmat masuk penjara kawan.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  2. Gereja, aktivis khawatir hukuman mati diterapkan kembali
  3. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  4. Peretas kritik Gereja Katolik mengabaikan imam yang diculik
  5. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  6. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  7. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  8. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  9. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  10. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online