UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Katolik di Cina mengharapkan Paus baru mempertahankan kebijakan pendahulunya

08/03/2013

Umat Katolik di Cina mengharapkan Paus baru mempertahankan kebijakan pendahulunya thumbnail

 

Umat Katolik di Cina mengatakan mereka menginginkan Paus baru tetap mempertahankan pendekatan dengan Gereja mereka seperti yang dilakukan oleh Paus Emeritus Benediktus XVI.

Selama kepausannya, Benediktus menggarisbawahi rasa hormatnya terhadap karakter khas dan sejarah Gereja di Cina, dan menekankan untuk tetap dalam persekutuan penuh dengan Gereja Universal.

“Saya ingin Paus baru melanjutkan semangat dua pendahulunya, menangani berbagai masalah Gereja di Cina dengan berani dan bijaksana,” kata Uskup Joseph Gan Junqiu dari Guangzhou, Provinsi Guangdong bagian selatan.

Prelatus itu, yang berusia 40-an tahun, diakui oleh Vatikan dan pemerintah Cina.

Klerus dan umat awam di Cina mendukung Uskup Guangzhou itu, dengan mengatakan mereka berharap Paus baru akan meningkatkan normalisasi kehidupan Gereja di Cina sementara berpegang pada prinsip universalitas Gereja.

Pastor John Baptist Luo dari Mindong di Propinsi Fujian bagian tenggara mengatakan ia berharap Paus baru akan membersihkan Gereja dari dalam.

Imam-blogger itu menginginkan Paus untuk tidak berkompromi dengan prinsip-prinsipnya dengan Beijing demi pembentukan hubungan diplomatik.

“Sambil mengatakan tidak ada permusuhan, tapi ada cinta sejati,” katanya. “Meskipun pihaknya akan membutuhkan waktu lama, menerapkan prinsip-prinsip Katolik kami akan membantu kebijakan agama Katolik Cina untuk bertumbuh lebih dewasa dan terbuka, dan pada saat yang sama, ia membawa Gereja Cina kembali pada jalur yang benar.”

John Chen percaya bahwa Roma bukanlah inti dari hubungan Sino-Vatikan. Beijing adalah kunci, katanya. Umat Katolik muda dari Wenzhou, Propinsi Zhejiang bagian timur itu, menyatakan hubungan tidak bisa diperbaiki jika Cina tidak mengubah ideologinya.

“Siapapun Paus baru, ia tidak dapat mencapai kesepakatan dengan rezim komunis karena pihaknya berpegang pada prinsip-prinsip Gereja,” kata Chen.

Dia mengatakan dia yakin anggota Komisi Vatikan untuk Gereja Katolik di Cina dan Uskup Agung Savio Hon Tai-fai dari Cina, Sekretaris Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa akan mengambil pendekatan yang tepat.

“Mereka akrab dengan situasi di Cina,” katanya. “Kebijakan Cina Vatikan tidak akan berubah setelah Paus baru dipilih.”

Pada 1 Maret, hari itu setelah Benediktus pensiun, Asosiasi Patriotik Katolik Cina (CCPA) dan Konferensi Waligereja Gereja Katolik di Cina mem-posting sebuah “pemberitahuan penting” di website resmi mereka menyerukan “klerus dan umat awam Gereja Cina berdoa untuk kesehatan Paus Emeritus, serta konklaf mendatang yang akan memilih Paus baru.”

Dua badan pemerintah tersebut tidak diakui oleh Vatikan.

Ketua CCPA, Uskup Johan Fang Xingyao dari Linyi, mengatakan bahwa dia berharap Paus baru akan “mengambil sikap toleran yang membantu menyatukan Gereja Universal dan membuat upaya yang lebih besar untuk normalisasi hubungan Sino-Vatikan.”

John Kardinal Tong akan menjadi satu-satunya wakil Gereja Cina dalam konklaf. Sementara Uskup Gan dari Guangzhou menjelaskan Kardinal Tong sebagai kebanggaan Gereja Cina. Clare Li, seorang awam di keuskupan Wenzhou mengatakan “orang Cina adalah bagian dari Gereja.”

“Meskipun kemungkinan seorang Cina menjadi Paus, tapi peluangnya kecil, jika itu … terjadi, Beijing mungkin lebih gugup dan dengan demikian memperketat kontrol atas Gereja,” kata Clare.

Sumber: Chinese Catholics call for more of the same

 

  • http://www.facebook.com/titi.susianti.7 Titi Susianti

    saya kira umat di cina tidak akan diabaikan oleh bapak paus kita yang tercinta ini. Dia sangat mencintai umatnya,ini terbukti dari kunjungannya ke tempat dimana orang-orang kecil ada.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Rakyat Salvador pawai mengenang Uskup Agung Romero, 'Santo Rakyat’
  2. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  5. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  6. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  9. Buku agama yang bolehkan pembunuhan masih beredar
  10. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  1. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  2. Rakyat Salvador pawai mengenang Uskup Agung Romero, ‘Santo Rakyat’
  3. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  4. Buku agama yang bolehkan pembunuhan masih beredar
  5. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  6. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  9. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  10. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online