UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Unika Soegijapranata Semarang pertahankan akreditasinya

11/03/2013

Unika Soegijapranata Semarang pertahankan akreditasinya thumbnail

 

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah, tetap mempertahankan status akreditasinya. Status terakreditasi tersebut yang diberikan Badan Akreditasi Nasional-PerguruanTinggi (BAN-PT) beberapa waktu lalu, diberikan kepada Unika Soegijapranata bersama 28 perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya, termasuk Unika Sanata Dharma, Unika Atmajaya Jakarta, UI dan UGM.

Ketua tim akreditasi Unika Soegijapranata Semarang Dr A. Ika Rahutami  belum lama ini menyebutkan, Unika hingga kini berhasil mempertahankan statusnya sebagaimana yang pernah diterimanya tahun 2007.

Pada waktu itu, status akreditasi tersebut telah membuat Unika diberi anugerah sebagai salah satu dari 50 perguruan tinggi di Indonesia yang paling menjanjikan (the most 50 promising universities) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Dengan isian borang baru yang lebih detail dan njlimet, kami berusaha menunjukkan capaian-capaian yang sudah dilakukan oleh Unika Soegijapranata dalam empat-lima tahun terakhir ini. Hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Meski tentu saja masih ada bidang-bidang tertentu yang masih bisa dikembangkan,” papar Ika, seperti dilansir kompas.com.

Dalam prosesnya, Unika Soegijapranata sudah berkembang dengan kecepatan yang bagus dari berbagai sisi. Baik secara akademik mau pun non akademik, hard skill dan soft skill, peningkatan jumlah doktor, kerja sama internasional dan kemampuan sumber daya tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan jaman.

Bagi Unika Soegijapranata, proses akreditasi institusi merupakan salah satu bukti pengakuan akan keseriusan pengelola perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan yang terbaik bagi generasi muda bangsa ini. Oleh karena itu harus tetap diadakan agar menjadi pembeda bagi mereka yang sepenuh hati mengelola institusinya dan yang hanya setengah hati melakukannya.

Menurut Ika, akreditasi dipahami sebagai penentuan standar mutu serta penilaian terhadap suatu lembaga pendidikan (dalam hal ini pendidikan tinggi) oleh pihak di luar lembaga pendidikan itu sendiri. Sebagai perguruan tinggi swasta di Semarang, Unika Soegijapranata kembali mendapatkan akreditasi dengan nilai B untuk akreditasi institusinya.

Akreditasi insitusi adalah salah satu tolok ukur pencapaian kinerja akademik dan non akademik dari suatu institusi pendidikan tinggi. Penilaian akreditasi institusi itu sendiri dilihat dari beberapa komponen antara lain yaitu komitmen inti pertama yaitu kapasitas institusi.

Kapasitas institusi dicerminkan dalam ketersediaan dan kecukupan berbagai perangkat dasar yang diperlukan untuk menyelenggarakan pendidikan, seperti eligibilitas, integritas, visi, misi, tujuan, dan sasaran.

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  2. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  3. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  4. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  5. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  6. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  1. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  2. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  3. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  4. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  5. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  6. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  7. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  8. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online