UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Vatikan harus berubah

11/03/2013

Vatikan harus berubah thumbnail

 

Kolegialitas dan reformasi Kuria. Ini belum pernah terjadi sebelumnya bahwa begitu banyak kardinal yang meminta perubahan dalam pengelolaan “mesin” Kuria Vatikan dan mengangkat masalah  organisasi dikasteri-dikasteri, koordinasi dan hubungan mereka dengan Konferensi-Konferensi Waligereja.

Ini berarti bahwa Paus baru, siapa pun dia tidak boleh mengabaikan masalah-masalah tersebut, yang merupakan konsekuensi dari pengalaman baru-baru ini tidak begitu positif dalam hubungan antara Roma dan Konferensi-Konferensi Waligereja.

Seperti dilansir Vatican Insider, dalam beberapa hari belum lama ini, sejumlah kardinal telah menangani sejumah masalah termasuk Vatileaks dan berbicara tentang perlunya perubahan dalam pengelolaan Kuria dan Sekretariat Negara.

Tanggapan terhadap permintaan pertama (Vatileaks) belum tuntas, karena Paus Benediktus memutuskan bahwa “Relatio“, yang disiapkan oleh tiga kardinal — Kardinal Herranz, Kardinal Tomko dan Kardinal De Giorgi akan diserahkan kepada penggantinya.

Tetapi, tiga peneliti tersebut telah memberikan beberapa informasi kepada para Kardinal yang ingin mendapat penjelasan masalah itu dalam pembicaraan face-to-face.

Terkait Kuria, baik sebelum dan sesudah presentasi dari Kardinal Coccopalmerio, para kardinal lainnya mengatakan mereka percaya bahwa tidak mungkin ada penundaan lebih jauh untuk reformasi yang Benediktus XVI mengatakan ia menyesali ia telah gagal untuk melaksanakannya.

Suara-suara yang mendukung manajemen Kuria dan beberapa reformasi berasal dari Walter Kardinal Kasper dari Jerman, Christoph Kardinal Schönborn dari Austria,  Peter Kardinal Erdödari  Hungaria, Jean Luis Kardinal Cipriani Thorne dari Peru, André Kardinal Vingt-Trois dari Perancis, Antonio María Kardinal Rouco Varela dari Spanyol, Ivan Kardinal Dias dari India, dan Franc Kardinal Rode dari Slovenia.

Sejumlah kardinal, termasuk Camillo Kardinal  Ruini dan Stanislaw Kardinal Dzwisz, mencoba menjelaskan ciri-ciri Paus masa depan, sementara yang lain, termasuk Angelo Kardinal Scola, berbicara lebih umum tentang sifat Gereja, dan Angelo Kardinal Bagnasco berbicara tentang kebenaran.

Pada Jumat (8/3), selama pertemuan kedelapan, para kardinal juga membahas banyak topik: dialog antaragama, khususnya dengan Islam. Tema yang diadakan pada Senin, misalnya, oleh Kardinal Afrika yang berbicara tentang hal-hal realistis, jauh dari ideal dan pandangan yang “sentimental”.

Ada perdebatan tentang bioetika, yang telah menjadi sebuah tantangan “sosial”, seperti Paus Benediktus XVI menulis dalam Ensiklik  “Caritas in Veritate“.

Beberapa tema lain yang dibahas tentang evangelisasi, “pewartaan kasih Allah dan kemurahan-Nya”, dan Gereja yang membumi: tema disampaikan kemarin pagi oleh Uskup Agung Buenos Aires, Jorge Mario Kardinal Bergoglio. Crescenzio Kardinal Sepe juga berbicara tentang evengelisasi.

Pada pertemuan 8 Maret, para kardinal juga membahas masalah peran perempuan dalam Gereja: sebuah topik yang dibawakan Leonardo Kardinal Sandri dari Argentina. Ada juga pembahasan tentang pentingnya kaum awam dalam evangelisasi baru yang dibawakan oleh Jose Kardinal Saraiva Martins dari Portugal. Tema lain yang sering muncul adalah keadilan dan perjuangan melawan kemiskinan, dan kehadiran yang lebih besar dari Takhta Suci di arena internasional.

 

One Comment on "Vatikan harus berubah"

  1. franstantridharma on Tue, 12th Mar 2013 6:27 am 

    Mohon kekuatan Roh Kudus untuk menerangi kegelapan hati manusia pada umumnya melalui kerendahan hati Gereja Universal. Selamat berkonklaf bagi para kardinal kita.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  2. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  3. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  4. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  5. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  6. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  7. Militer Myanmar hadang bantuan untuk pengungsi
  8. Gereja di NTT dapat nilai merah untuk keterlibatan sosial
  9. Etnis Rakhine tolak status kewarganegaraan Rohingya
  10. Calon terkuat pemimpin Hong Kong ini bicara soal iman Katolik
  1. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  2. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  3. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  4. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  5. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  6. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
  7. Retreat is really helpful and crucial since by having special chance in silence ...
    Said Alot Andreas on 2017-03-26 15:18:10
  8. industri malah sering bikin susah.. di Indonesia saat ini petani menolak dibangu...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 11:34:22
  9. alam yang subur, tanah pertanian, perkebunan sayang kalau digunakan untuk indust...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 08:57:04
  10. Tetap maju terus perjuangan hidup di planet ini penjara besar sudah terlepas mak...
    Said NIKODEMUS KOWIP on 2017-03-21 15:38:37
UCAN India Books Online