UCAN Indonesia Catholic Church News

Indonesia kekurangan ribuan pekerja sosial

15/03/2013

Indonesia kekurangan ribuan pekerja sosial thumbnail

Ilustrasi

 

Indonesia kekurangan pekerja sosial (social worker) untuk menjalani perannya di bidang kesejahteraan sosial (Kesos).

Idealnya Indonesia memiliki 155.000 pekerja sosial, namun hingga kini baru terdapat 15.000 pekerja sosial.

Menangkap kekhawatiran tersebut, Kementerian Sosial (Kemsos) melakukan sejumlah upaya, salah satunya menggandeng institusi pendidikan untuk mencetak tenaga sosial yang profesional mengurusi masalah Kesos.

Sebagai implementasinya, Kemsos melakukan kerja sama dengan Flinders University Australia dalam peningkatan sumber daya manusia dalam pelaksanaan program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan SDM di universitas tersebut.

Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri mengatakan, kiprah Flinders University  sudah lama di Indonesia.

“Kerja sama ini akan membangun kemitraan di bidang Kesos. Apalagi kita punya pekerja sosial hanya 15.000 dan Australia tentu punya penyandang masalah Kesos, sehingga kita tahu bagaimana penanganannya,” katanya di sela penandatangan MoU di Jakarta, Kamis (14/3), seperti dilansir suarapembaruan.com.

Mensos menambahkan, pekerja sosial setara dengan pengacara, dokter, atau pun insinyur. Hanya saja peran pekerja sosial harus disosialisasikan terus ke masyarakat. Sebab pekerja sosial pun harus memiliki sertifikat.

Kemsos memiliki Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial dan telah menghasilkan 11.000 alumni. Ia pun berharap kampus yang memiliki jurusan serupa diminati. Melalui kerja sama dengan universitas luar negeri ini, selain saling mentransformasi pengalaman di bidang Kesos juga dilakukan tukar menukar mahasiswa.

President and Vice Chancellor Flinders University Michael N Barber memandang kerja sama ini bisa saling menguntungkan bagi kedua institusi.

“Program-program yang dilakukan dalam kerja sama berdasarkan best practice. Misalnya, bagaimana Australia menangani disabilitas. Australia pun butuh mempelajari bagaimana Indonesia mengelola Kesosnya,” ujarnya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si' dalam mengatasi perubahan iklim
  2. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  3. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  4. Komsos KWI: Cyber Mission, panggilan terkini orang Katolik
  5. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai 'pahlawan modern' di Asia
  6. Data baru menunjukkan tuduhan kristenisasi tidak terbukti
  7. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  8. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  9. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  10. Umat Katolik diajak gunakan media digital sebagai sarana pewartaan
  1. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si’ dalam mengatasi perubahan iklim
  2. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  3. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai ‘pahlawan modern’ di Asia
  4. Para demonstran menuntut akhiri kekerasan terhadap komunitas Kristen di India
  5. Komkat Regio Nusra adakan pelatihan bagi para fasilitator katekese
  6. Festival panen digelar di berbagai paroki, solider dengan warga miskin
  7. Kardinal Hong Kong: Ia tidak diundang ke Sinode tentang Keluarga
  8. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  9. Para uskup Filipina menentang pernikahan sesama jenis
  10. Warga masih trauma dan derita fisik akibat perang saudara selama 26 tahun
  1. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  2. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  3. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  4. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  5. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  6. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  7. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  8. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  9. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  10. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
UCAN India Books Online