UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus beri harapan baru pada umat Katolik

15/03/2013

Paus Fransiskus beri harapan baru pada umat Katolik thumbnail

Mgr Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta

 

Hierarki dan umat awam menyambut baik terpilihnya Paus Fransiskus pada konklaf yang berlangsung 14 Maret di Vatikan. Menurut mereka cinta kepada orang miskin yang dimiliki paus yang baru akan menginspirasi semakin banyak umat Katolik di Indonesia untuk menunjukkan cinta mereka kepada orang-orang miskin dan menderita.

Sekjen Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta, yang adalah uskup agung Semarang, Jawa Tengah, berharap gaya hidup paus yang baru akan meneguhkan umat Katolik di Indonesia untuk menjadi murid-murid Yesus Kristus yang setia dan mencintai orang-orang miskin dan menderita.

“Saya selaku pribadi dan mewakili para uskup Indonesia menyatakan sukacita yang besar … gaudium magnum … atas terpilihnya Paus Fransiskus,” kata Mgr Pujasumarta kepada ucanews.com, Jumat (15/3).

Dikatakan bahwa ia kagum dengan pemilihan nama paus yang terinspirasi dari semangat St. Fransiskus dari Asisi yang menunjukkan cinta mendalam kepada orang-orang miskin dan menderita.

Ia juga berharap agar Paus Fransiskus menyempatkan diri untuk singgah di Indonesia jika ia pulang ke Buenos Aires, Argentina.

“Saya yakin kehadirannya meneguhkan umat Katolik Indonesia untuk mencintai Kristus secara radikal, untuk beriman semakin mendalam dan tangguh dalam membangun persaudaraan sejati dengan saudara-Ssaudari sebangsa yang beragam dalam suku bangsa, bahasa, budaya, agama serta golongan,” katanya.

Eveline Winarko, salah seorang penanggungjawab Komunitas Sant’Egidio di Jakarta, mengaku tersentuh oleh kesederhanaan yang dimiliki paus yang baru ketika ia berkarya sebagai kardinal di Buenos Aires.

“Kemarin saya baca bagaimana ketika beliau menjadi kardinal. Beliau menghimbau rakyat Argentina supaya tidak merayakan Paskah atau Natal di Roma dan supaya uang untuk membeli tiket diberikan kepada orang miskin,” katanya.

“Dengan sikapnya ini saya berharap beliau akan lebih memberikan perhatian kepada orang-orang miskin di berbagai belahan dunia. Dan semoga sosoknya akan semakin mencerminkan wajah Gereja yang berbelaskasih dan berbelarasa, terutama kepada mereka yang terpinggirkan,” lanjutnya.

Seraya mengatakan bahwa melayani orang miskin adalah karya Komunitas Sant’Egidio, ia menyampaikan keyakinannya bahwa paus yang baru pasti akan berusaha membela hak orang-orang miskin.

Maria Yohanista Djou dari Mitra ImaDei, sebuah lembaga independen yang berinspirasikan semangat Katolik, berharap bahwa Paus Fransiskus akan membuat terobosan terkait penghormatan kepada perempuan.

“Gereja kita masih jauh dari yang Yesus contohkan. Posisi perempuan masih sebagai kelompok kelas dua. Memang beberapa tahun terakhir sudah ada sedikit perubahan, namun perubahannya sangat lamban dan terkesan sangat hati-hati,” katanya.

Sementara itu, Lambert Pekikir, komandan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM), berharap agar paus yang baru akan membantu meredam konflik yang terjadi di Papua dengan meminta bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia percaya bahwa suara paus akan didengarkan oleh komunitas internasional dan kekerasan terhadap hak-hak “anak-anak Tuhan” di Papua akan berakhir.

“Sebagai orang Katolik yang memimpin pergerakan pro-kemerdekaan di Papua, saya memiliki harapan yang tinggi agar Bapa Suci kita membuka hati dan melihat persoalan di Tanah Papua yang sudah berlangsung selama 50-an tahun,” katanya.

Ryan Dagur, Jakarta

Berita terkait: Humble pope may signal change for Asia

  • Yulius siantar man

    Tak ada yg bisa menghambat kebaikan Tuhan bagi umatNya. Syukur alhamdulilah umat Katolik mndapat seorang pemimpin yg kebapkan dn rendah hati. Amen

  • yantosaputrayo

    Yakinlah Tuhan telah memilih Bapa Suci Fransiskus lebih baik dari “orang Samaria yang baik” , marilah kita (umat Katolik) lebih sungguh-sungguh mendoakan Bapa Suci agar dapat memimpin umat manusia kearah yang berkenan dihati BAPA SURGAWI.

  • Eduard TS

    Bila doa umat saat memohon campur tangan Roh Kudus dalam pemilihan Paus baru telah mengantar Beliau sebagai seorang Pemimpin lebih dari 1.2 Milyar umat Katolik. Dan ternyata Karya Roh Kudus bekerja dengan tepat memilih Beliau. Maka saudara/i-ku terkasih didalam Yesus Kristus, mari kita doakan Beliau agar Roh Kudus menyertai Beliau dalam karya-karya yang dipikulnya untuk dapat membawa pertobatan dan kedamaian kepada segala bangsa didunia. Kita percaya bahwa Kuasa Roh Kudus bekerja melalui beliau. Salam, doa dan hormatku untuk Bapa Paus Fransiskus yang terberkati.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  2. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  3. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  4. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  5. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  6. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  9. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  10. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online