UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Kembali ke penginapan, Paus Fransiskus memilih minibus daripada mobil kepausan

15/03/2013

Kembali ke penginapan, Paus Fransiskus memilih minibus daripada mobil kepausan thumbnail

 

Paus Fransiskus bercanda dengan para kardinal saat jamuan makan malam, dengan mengatakan kepada mereka bahwa dia berharap Tuhan mengampuni mereka karena telah memilih dia. Saat kembali ke penginapan ia lebih memilih menggunakan minibus, ketimbang mobil kepausan dengan plat “Stato Vaticano 1.”

“Ketika sekretaris negara memberikan ucapan selamat kepadanya, ia kembali memberikan ucapan selamat kepada kami” dan seraya berkata “saya berharap Tuhan mengampuni Anda”, kata Timothy Kardinal Dolan dari New York di Pontifical North American College.

“Dia telah meraih hati kami, dan kami mengadakan jamuan makan malam dengan rasa persaudaraan yang hangat di Wisma Santa Marta, tempat kami menginap,” kata kardinal dalam konferensi pers 13 Maret.

“Paus Fransiskus juga mengatakan kepada kami…saya akan pergi tidur, dan Anda juga. Kita akan mengetahui bahwa Gereja berada di tangan yang baik,” kata Kardinal New York itu.

Jorge Mario Kardinal Bergoglio SJ sering menggunakan transportasi umum, tidak seperti banyak kardinal, untuk pergi di sekitar kota Buenos Aires, Argentina.

Setelah terpilih menjadi paus, ia tidak duduk di kursi kepausan, melainkan turun dan menyapa setiap kardinal.

“Itu adalah malam yang sangat indah, inspiratif dan mengharukan, dan itu sesuatu yang saya tidak akan pernah lupa,” tambahnya.

Setelah Giovanni Kardinal Battista Re mengumumkan nama Paus kepada para kardinal, Paus Fransiskus menyambutnya. Paus Yesuit itu mengatakan kepada para kardinal ia memilih nama Fransiskus untuk menghormati St. Fransiskus dari Asisi, bukan untuk menghormati Santo Fransiskus Xaverius dari Serikat Yesuit.

Kardinal Battista Re kemudian membaca ayat Kibab Suci di mana Yesus memilih St. Petrus dan berkata, “Demi kamu, Saya akan memberikan kunci-kunci Kerajaan Surga. Apa pun yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga; dan apa pun yang kamu Lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga (Mat 16:18-19).

Para kardinal menyanyikan lagu Te Deum, dan Paus baru menghabiskan beberapa menit beradorasi, tradisi baru yang telah dimulai bersama dia.

Kardinal Dolan mengatakan kepada para wartawan bahwa para kardinal tua itu berkata kepada dia sebelum konklaf, “Sekali Anda mendapatkan di sana, Anda akan merasakan hembusan angin sepoi-sepoi dari Roh Kudus, dan Anda akan merasa sangat banyak kasih karunia Allah dalam berkarya.”

“Tidak ada guntur, tapi Anda merasakan sangat indah saat Anda melihat hal-hal yang terjadi,” kata kardinal itu.

Dia mencatat, “Jika Anda bisa merasakan sentuhan tangan Tuhan dalam berkarya, berarti Dia tidak membiarkan kita sendiri dalam tugas kita.”

Sumber: National Catholic Register

 

  • yantosaputrayo

    Patut diteladani sikap dan tindakan Bapa Suci Fransiskus oleh kita semua , khususnya para Klerus yang “hidup” dijaman yang diukur serba “duniawi” .

  • bernardus wato ole

    Syukur, ternyata Paus kita sangat menonjolkan kesederhanaan…. Kiranya mendorong kita melihat kehadiran Tuhan terutama dalam diri orng kecil dan dan dianggap kaum pinggiran.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Eksplorasi spiritualitas sebagai pelayanan baru Gereja di Kamboja
  2. Para biarawati diserang di Bangladesh bagian utara
  3. Pemuda Kristen dan Katolik bertemu Dubes Palestina
  4. KMJ laporkan JP ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama
  5. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  6. Konflik Israel-Palestina bukan perang agama
  7. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  8. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  9. Misa Syukur dipimpin uskup yang tak diakui Vatikan diprotes para seminaris
  10. Gereja luncurkan situs terkait perjalanan Paus Fransiskus ke Korea
  1. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa dengan warga Muslim yang kurang mampu
  2. Tokoh lintas agama ajak seluruh elemen bangsa untuk menerima hasil Pilpres
  3. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  4. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata “Allah”
  5. Eksplorasi spiritualitas sebagai pelayanan baru Gereja di Kamboja
  6. Berpolitik tanpa bermusuhan: Natsir dan IJ Kasimo
  7. Presiden SBY: Ketegangan hanya di elit politik, bukan masyarakat
  8. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  9. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  10. Kunjungan Paus Fransiskus ke Korea bisa memperbaharui Gereja lokal
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online