Paus Fransiskus akan memperhatikan Gereja daerah misi

18/03/2013

Paus Fransiskus akan memperhatikan Gereja  daerah misi thumbnail

 

Paus Fransiskus akan memfokuskan perhatian pada Gereja di daerah-daerah misi, ketimbang di Eropa dan Barat yang jumlah anggota Gereja terus menyusut.

Selama dua hari pemungutan suara dalam konklaf, Jorge Mario Kardinal Bergoglio dari Argentina mendapat dukungan kuat sejak awal terutama karena ia berasal dari luar Eropa, demikian seorang kardinal Asia yang meminta untuk tidak menyebutkan namanya karena kerahasiaan konklaf.

Fernando Kardinal Filoni, Prefek Kongregasi Evangelisasi, mengatakan dalam pertemuan staf bahwa Paus Fransiskus telah menentukan visinya bagi Gereja di daerah-daerah misi, demikian sebuah laporan oleh kantor berita Vatikan Fides.

Dia “mendesak kami untuk keluar dari diri kami sendiri, bukan untuk menyerah pada godaan egosentrisme, tetapi pergi kepada orang yang membutuhkan, untuk mewartakan sukacita,” kata Kardinal Filoni seperti dilaporkan.

Banyak orang di Asia telah menggantungkan harapan mereka kepada Luis Antonio Kardinal Tagle dari Manila, yang dianggap oleh beberapa analis sebagai calon kuat Paus.

Kardinal Tagle berusia 55 tahun adalah kardinal kedua termuda memuji Paus baru tersebut usai pemilihan. Pada pertemuan pertama Paus Fransiskus dengan para kardinal pada Jumat, kamera-kamera menyoroti Kardinal Tagle yang berbicara selama beberapa menit dan tertawa hangat.

Dalam sambutan singkatnya selama pertemuan itu, Paus Fransiskus mendesak para kardinal untuk tidak “menyerah pada rasa pesimisme atau keputusasaan,” tetapi berani “bertahan dan juga mencari metode baru evangelisasi, sehingga Injil bisa dibawa sampai ke ujung bumi.”

Lebih lanjut ia menekankan bahwa pesan Gereja dipertahankan seperti “yang dijalankan saat ini karena hal itu adalah asal-usul agama Kristen, ketika ekspansi misionaris pertama yang luar biasa dalam pengabaran Injil.”

Menurut Kardinal Filoni, pesan pertama Paus itu adalah “pergi keluar merangkul mereka yang membutuhkan, dan mewartakan Injil”.

Pesan dan sejarah pribadi Paus Fransiskus telah mulai bergema, demikian Stefano Femminis, editor majalah bulanan Yesuit Popoli.

“Seorang Paus datang ‘dari akhir dunia’ pasti akan membuat Gereja terbuka kepada globalisasi, dengan segala potensi dan tantangan yang belum terpecahkan,” kata Femminis, seraya mengacu pada pidato Paus Fransiskus kepada lebih dari 100.000 orang yang memadati Lapangan Santo Petrus untuk menyambutnya setelah ia dipilih menjadi Paus.

Tantangan terbesar Asia yang akan dihadapi Paus Fransiskus adalah hubungan Vatikan-Cina.

Kementerian Luar Negeri Cina pada Kamis telah mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihaknya berharap paus baru akan bersikap “praktis dan fleksibel”, dan ia juga mendesak Vatikan memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Dalam jumpa pers pada Jumat, Pastor Lombardi menyambut terpilihnya pemimpin baru Cina.

Namun, dia memperingatkan bahwa hubungan Vatikan-Cina akan membutuhkan “banyak kesabaran dan perhatian dengan mengikuti perkembangan sosial dan politik di Cina.”

Dia juga menekankan bahwa Paus Fransiskus mengirim salam kepada presiden dan perdana menteri negara itu.

Tapi, Cina telah mengisyaratkan ketidaksenangannya setelah presiden Taiwan mengumumkan niatnya untuk menghadiri Misa pelantikan Paus Fransisikus, Selasa.

Vatikan memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan dan hanya memiliki hubungan informal dengan Cina Daratan.

Tapi, meskipun tantangan yang terbentang di depan mata, hasil langsung dari konklaf adalah “sangat emosional”, kata Kardinal Filoni.

“Kami para kardinal ‘merasa tak terduga, bahwa paus baru tersebut akan terpilih. Dia dipilih oleh Allah. Jika Ibu Teresa berdoa untuk menjadi ‘perantaraan Tuhan’, bagi saya pemilihan ini berada dalam rencana Allah. Itu adalah pengalaman yang unik,” katanya seperti dikutip Fides.

Sumber: Pope Francis will set the Church’s vision beyond Rome

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online