Paus Fransiskus dan para Kardinal nampak ceria di dalam bus

18/03/2013

Paus Fransiskus dan para Kardinal nampak ceria di dalam bus thumbnail

 

Gerakan revolusi kecil yang menjelaskan “gaya Bergoglio” yang ditunjukkan melalui foto-foto amatir yang diambil oleh seorang peserta konklaf di dalam bus dari Domus Marthae Sanctae menuju Kapel Sistina untuk merayakan Misa bersama para kardinal.

“Seperti pilihan nama (Fransiskus)” ia memakai jubah putih sederhana,” kata Kardinal Achille Silvestrini.

“Ada banyak foto yang menunjukkan kesederhanaan dari sosok Paus Fransiskus,” jelas Giovanni Maria Vian, editor surat kabar harian Vatikan, L’Osservatore Romano, dan sejarawan Kristen.

“Mereka yang ada dalam foto-foto tersebut membangkitkan suasana kebahagiaan. Semua orang nampak sangat ceria di bus tersebut.

Sebuah teknik biasa (foto-foto buram yang diambil dengan ponsel) menangkap momen yang luar biasa yang memperlihatkan penerus St. Petrus dari Amerika Selatan itu menuju Kapel Sistina.

“Paus Fransiskus hendak ke Kapel Sistina di dalam bus bersama dengan para kardinal seperti yang ia lakukan sebelum pemilihan”, kata Vian.

“Paus Fransiskus dikelilingi oleh para Kardinal dari setiap benua”. Duduk di kirinya (di luar frame), adalah Ketua Presidium Konferensi Waligereja Brasil Damasceno Kardinal Assis, baris kedua di belakangnya, adalah vikaris Roma, Kardinal Vallini.

Paus ini juga dikelilingi oleh para kardinal dari berbagai negara seperti Monsengwo Pasinya dari Kongo, Kardinal Onaiyekan dari Nigeria, Ortega Kardinal Alamino dari Kuba, Kardinal Farina dan Kardinal Versaldi, Kardinal Eijk dari Belanda, Kardinal Majella Agnelo dari Brasil, Kardinal Amigo Vallejo dari Spanyol, Kardinal Sepe, serta prelatus Sekretariat Negara yang merupakan pembawa acara. Singkatnya, penumpang kendaraan roda empat dari konklaf yang memilih Paus itu.

“Paus Fransiskus, yang harus menjadi yang paling lelah setelah begitu banyak emosi, muncul seperti seorang malekat, berdamai dengan Allah dan dengan manusia”, demikian komentar Salvatore Izzo, koresponden Vatikan.

Pada malam setelah ia terpilih menjadi Paus, ia menolak naik mobil Kepausan, dan memilih naik bus bersama dengan para Kardinal.

Sumber: Vatican Insider

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  4. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  5. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  6. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online