UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Pemuda Ansor optimistis Paus baru tingkatkan toleransi antaragama

18/03/2013

Pemuda Ansor optimistis Paus baru tingkatkan toleransi antaragama thumbnail

 

Terpilihnya Paus Fransiskus  sebagai pemimpin Katolik se-dunia memunculkan optimisme dengan semakin kuatnya kerja sama dan persaudaraan antarumat beragama terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

“Paus Fransiskus¬† berasal dari negara berkembang. Dia berpengalaman sebagai individu yang berasal dari negara yang cenderung tertinggal dari Barat sehingga akan lebih mengerti tentang negara seperti di Asia Tenggara,” kata Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid belum lama ini, seperti dilansir Antara.

Ketua organisasi kepemudaan Islam Nahdlatul Ulama (NU) itu mengatakan terpilihnya Paus baru dari daratan Amerika Selatan menjadi menarik karena kawasan tersebut memiliki sejarah yang mirip dengan negara berkembang layaknya Indonesia.

Di negara tersebut perjalanan demokrasi berasal dari penjajahan yang tidak jauh dengan negara berkembang lainnya. Begitu juga dengan kelas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang hampir serupa, kata anggota Komisi XI DPR itu.

Nusron mengharapkan kepemimpinan Paus Fransiskus mampu memberikan manfaat yang baik terhadap dunia Timur terlebih dalam kerukunan antarumat beragama.

“Selama ini sejumlah Paus banyak berasal dari Barat atau negara-negara maju. Saya menilai Paus Fransiskus memiliki rasa kepekaan terhadap dunia Timur yang lebih baik dari Paus sebelumnya. Terutama kepekaan terhadap mereka yang kurang mampu,” kata dia.

Kesederhanaan Jorge Kardinal Bergoglio memang diakui banyak pihak ketika dia memilih naik kendaraan umum dibanding menaiki mobil limosin yang telah disediakan untuknya.

Lebih lanjut, dia mengharapkan dalam semangat terpilihnya Paus yang baru di Vatikan memberikan semangat toleransi antarumat beragama yang lebih baik lagi.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  2. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  3. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  4. Gereja di Taiwan terbelah mengenai pernikahan sesama jenis
  5. Menag ingin dalam peribadatan kedepankan tenggang rasa
  6. Gereja Katolik hancur akibat serangan bom di Myanmar
  7. Uskup dihormati sebagai pahlawan
  8. Paus Fransiskus: Persiapkan Natal dengan pertobatan
  9. Ormas PAS bubarkan KKR Natal 2016 di Auditorium Sabuga Bandung
  10. Pemuka agama Katolik tolak zina diatur dalam perkara kriminal
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  4. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  5. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  6. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  7. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  8. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  9. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
  10. PERSEKUTUAN REMAJA JEMAAT ELIM PETRA PAMONA GEREJA KRISTEN SULAWESI TENGAH (GKS...
    Said aswankodina on 2016-11-21 10:53:01
UCAN India Books Online