UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Tokoh Muslim berharap Paus Fransiskus meneruskan upaya dialog antaragama

18/03/2013

Tokoh Muslim berharap Paus Fransiskus meneruskan upaya dialog antaragama thumbnail

Din Syamsuddin

 

Tokoh Muslim Indonesia berharap bahwa Paus Fransiskus dapat terus memelihara relasi dengan agama lain – khususnya Islam sebagai salah satu agama besar di dunia – sebagaimana sudah dilakukan oleh pendahulunya.

“Kiranya ia mampu melajutkan apa yang sudah dilakukan oleh paus-paus sebelumnya, seperti Paus Benediktus XVI dan Paus Yohanes Paulus II.  Mereka sudah menunjukkan komitmen nyata Gereja Katolik dalam menjalin relasi dengan kelompok agama lain, termasuk Islam,” kata Din Syamsuddin, Ketua Muhammadiyah kepada ucanews.com, Sabtu (16/3).

Ia mengakui peran paus amat signifikan dalam mengupayakan dialog, mengingat umat kristiani dan Islam sering dipersepsikan terlibat pertentangan.

Dalam konteks relasi Islam dan Katolik, menurut dia,  saat ini sudah bagus. Namun, masih saja ada konflik. Oleh karena itu, untuk mencegah hal ini, ia mengajak Paus Fransiskus untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara umat Islam Indonesia yang diwakili oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dengan Vatikan yang rencananya dilakukan pada akhir tahun ini.

“Isi MoU banyak menekankan bagaimana hubungan antara Vatikan dan dunia Islam di Indonesia lebih harmonis. Di dalamnya, misalnya termuat pokok-pokok tentang perlindungan terhadap umat Katolik di Indonesia,” kata Din.

Muhammad Agus Mulyadi, Ketua Dak’wah dan Humas International  Conference of Islamic Scholars  yang juga tokoh NU mengatakan, Paus Fransiskus diharapakan secara pribadi membangun relasi yang baik dengan tokoh-tokoh Muslim.

“Relasi personal dengan para pemimpin tentu saja akan membawah dampak yang besar bagi harmonisnya relasi antara dua agama”, katanya.

Selain itu, ia berharap, Paus Fransiskus terus mempromosikan nilai-nilai toleransi, tidak hanya kepada umat Katolik, tetapi juga kepada umat agama lain.

“Ini merupakan langkah untuk mencegah konflik anatarumat beragama yang masih terjadi selama ini. Konflik-konflik itu tidak mewakili keseluruhan umat beragama, itu hanya mereka yang tidak punya fundasi yang kuat tentang agama, yang misundestranding dengan konsep agama yang seharusnya. Peran Paus sebagai pemimpin untuk mengatasi hal ini sangatlah besar”, katanya.

Sementara itu, Nusron Wahid, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, organisasi kepemudaan NU mengatakan, Paus Fransiskus yang berasal dari Amerika Latin – dengan sejarah yang mirip dengan negara berkembang seperti Indonesia – bakal membawa perubahan.

Ia optimis paus akan lebih memberi perhatian pada masalah-masalah khas negara berkembang, seperti masalah kemiskinan.

“Ia pasti akan lebih peka kepada kaum-kaum yang kurang mampu, yang banyak ada di negara berkembang, termasuk Indonesia”.

Menurut dia, Paus Fransiskus akan ‘lebih mengerti’ situasi yang dialami negara-negara di Asia, dibanding dengan paus-paus sebelumnya yang berasal dari negara Barat.

Ryan Dagur, Jakarta

Berita terkait:  Muslim leaders seek closer relations with pope

One Comment on "Tokoh Muslim berharap Paus Fransiskus meneruskan upaya dialog antaragama"

  1. Yulius Siantar Man on Thu, 2nd May 2013 9:27 pm 

    terlalu muluk-muluk. Ngpai pula meminta pemimpin Katolik mendekati tokoh Islam. Katolik tak pernah mencari masalah, amankan dulu anggota masing-masing baru bicara dialog. Tak usah diminta paus itu sudah dari terbitnya matahari sampai terbenanamnya bahkan 24 jam mendoakan perdamaian dunia. Percuma kita kaum intelek, berpikir terlalu bermuluk-muluk. oto nai…




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online