UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Muhammadiyah dan NU akan buat MoU dengan Vatikan

19/03/2013

Muhammadiyah dan NU akan buat MoU dengan Vatikan thumbnail

Said Agil Siradj (ketua umum PBNU) dan Din Syamsuddin (ketua umum PP Muhammadiyah)

 

Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), akan menandatangani nota kesepahaman dengan Vatikan pada akhir tahun ini, menurut salah seorang pejabat organisasi.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada VOA mengatakan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengintensifkan dialog antar agama khususnya Islam dan Katolik, dan juga melakukan aksi kemanusiaan secara bersama.

Selain itu, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut perlu dilakukan karena kedua agama ini terdapat ketegangan bersifat historis.

“Mungkin karena kedua agama ini bersifat misionaris, ada ajaran dakwah dalam Islam, ada ajaran misi dalam Kristen. Nah, kalau itu dilaksanakan tanpa saling pengertian seperti penyiaran agama, pembangunan rumah ibadat memang sangat potensial menimbulkan ketegangan terutama dipicu oleh kecemburuan sosial dan juga kecemburuan ekonomi. Nah, masalah ini harus kita hadapi bersama-sama,” ujar Din baru-baru ini.

“Oleh karena itu para elite agama, ormas-ormas keagamaan harus punya wawasan kearifan dan kebijaksanaan untuk dialog. Dan dialog itu haruslah selalu untuk menyelesaikan masalah. Masalah yang ada tidak ditutup-tutupi tetapi harus dibuka untuk diselesaikan,” ujarnya.

Wakil Ketua lembaga hak asasi manusia Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos menyatakan, penandatanganan ini memperlihatkan bahwa Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah mau membuka diri untuk bekerja sama dengan kelompok agama yang berbeda.

Penandatanganan ini, menurut Bonar, akan berdampak sangat baik untuk kerukunan umat beragama dan juga menunjukan kepada kelompok intoleran bahwa saling menghargai itu penting dilakukan.

“Ketegangan agama bermula dari persepsi, cara pandang dan justru lebih ditimbulkan karena ketidaktahuan, kesalahpahaman. Dan kemudian melihat bahwa mereka yang berbeda adalah salah. Tetapi dengan begini, memperlihatkan bahwa anda punya prinsip tertentu, saya punya prinsip sendiri tetapi tidak menghalangi kita untuk bekerjasama dan istilahnya one humanity many face (satu kemanusiaan, banyak wajah), itu kan yang paling penting,” ujarnya.

Bonar menambahkan penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga akan memperlihatkan kepada dunia internasional bahwa hubungan toleransi antar agama khususnya Islam dan Katolik sangat baik.

“Ini kan memang menjadi pertanyaan yang banyak muncul dari internasional terhadap kondisi kemajemukan di Indonesia. Tetapi dengan ini memperlihatkan bahwa kelompok moderat, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama mampu memimpin,” ujar Bonar.

“Tafsiran mereka adalah bahwa Muhammadiyah Nahdatul Ulama sudah tidak lagi menjadi motor penggerak bagi modernisasi keagamaan di Indonesia. Sebetulnya ada elemen-elemen di tubuh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang juga konservatif dan radikal. Dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Muhammadiyah dan NU.”

Setara Institute, salah satu lembaga yang memantau kebebasan beragama di Indonesia melaporkan naiknya kekerasan pada minoritas agama dari 244 pada 2011 menjadi 264 pada 2012.

Sumber: VOA

One Comment on "Muhammadiyah dan NU akan buat MoU dengan Vatikan"

  1. frans on Wed, 20th Mar 2013 6:13 pm 

    Kalo di tataran elit okelah saya masih bisa percaya tapi perlu diwaspadai bahwa elit dikalangan mereka tidak memiliki power kebawah / daya paksa bila terjadi ketidak taatan.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ratusan OMK Malaysia turut berpartisipasi di WYD
  2. Menggunakan Injil untuk perubahan sosial
  3. Romo Magnis: Peristiwa pelanggaran HAM 1965 digolongkan sebagai genosida
  4. Pemuda Katolik: Jokowi tak banyak janji, tapi kerja
  5. Menjelang IYD 2016, OMK gelar pentas seni
  6. Puluhan PRT gelar demonstrasi terkait perkosaan terhadap teman mereka
  7. Meskipun kendala, delegasi OMK Tiongkok berusaha hadiri WYD
  8. Renungan Hari Minggu Biasa XVII/C bersama Pastor Bill Grimm
  9. Gereja Katolik Korea menentang sistem pertahanan rudal
  10. Media dapat tekanan terkait laporan hubungan Tiongkok-Vatikan
  1. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  2. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  3. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  4. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  5. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  6. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  7. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  8. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  9. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  10. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
UCAN India Books Online