UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Ratusan ribu orang termasuk para pemimpin dunia akan hadir Misa pelantikan Paus Fransiskus

Maret 19, 2013

Ratusan ribu orang termasuk para pemimpin dunia akan hadir Misa pelantikan Paus Fransiskus

 

Hari ini, 19 Maret, bertepatan dengan Pesta Santo Yosep, suami Santa Perawan Maria dan Pelindung Gereja, Paus Fransiskus akan dilantik dalam sebuah Misa Kudus yang akan menandai secara resmi sebagai Penerus St. Petrus ke-266.

Ratusan ribu peziarah dan tamu diharapkan mengisi Lapangan Santo Petrus untuk Liturgi, yang terbuka untuk semua umat beriman. Tiket-tiket tidak diperlukan untuk Misa tersebut, yang dimulai pukul 9:30 waktu Roma.

Umat beriman di seluruh dunia akan dapat mengambil bagian dalam Misa itu melalui radio, televisi, dan sarana teknologi komunikasi lain. Radio Vatikan akan menyiarkan Misa itu di website-nya rv.va.

Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Paus Fransiskus juga akan menyapa para delegasi resmi seperti para pemuka agama dan pemimpin politik yang akan hadir untuk pelantikan tersebut. Semua Kardinal, uskup agung dan uskup akan hadir mewakili Gereja lokal dari seluruh dunia.

Dalam sejarah pertama, Patriark Ekumenis Konstantinopel, Bartholomew I, dari Ortodoks Timur, akan hadir dalam  Misa itu.

Uskup Agung York, Dr. John Sentamu, akan mewakili Uskup Agung Canterbury dan Persekutuan Anglikan. Roma juga akan menjadi tuan rumah para pemimpin dan perwakilan dari Gereja-gereja lain dan komunitas Gereja, serta perwakilan dari tradisi agama-agama besar dunia.

Di antara para pemimpin dunia yang akan hadir dalam Misa itu adalah Presiden Argentina Cristina Kirchner, Presiden Brasil Dilma Roussef, dan Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto.

Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga akan hadir, serta Gubernur Jenderal Kanada, David Johnston.

Para pemimpin Eropa akan hadir dalam pelantikan itu, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Perancis Jean-Marc Ayrault, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy, Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy, dan Presiden Komisi Eropa José Manuel Barroso.

Sumber: Vatican Radio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi