UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus ajak warga dunia lindungi seluruh ciptaan

20/03/2013

Paus Fransiskus ajak warga dunia lindungi seluruh ciptaan thumbnail

 

Melewati alun-alun di tengah umat yang memadati Lapangan Santo Petrus untuk menghadiri Misa pelantikannya, Paus Fransiskus berdiri di atas kendaraan terbuka menyapa dan memberkati mereka.

Dia mengenakan salib besi sederhana yang digunakan sebagai kardinal dan digunakannya saat ia pertama kali muncul ke dunia sebagai Paus.

Saat mengelilingi lapangan tersebut dengan mobil kepausan (Popemobile) sejumlah umat  mengangkat bayi atau anak-anak mereka dan Paus Fransiskus menyambut dan menciumnya.

Dia juga turun dari kendaraannya untuk mencium kepala seorang pria yang cacat fisik.

Misa pelantikannya berlangsung sekitar lebih dari 1 jam, yang dihadiri sekitar 200.000 orang termasuk para pemimpin dunia, dan pemuka lintas agama.

Paus Fransiskus telah membuat kesan sebagai seorang Paus rakyat, yang prihatin dengan kesejahteraan masyarakat miskin.

Pada saat Misa tersebut,  Paus Fransiskus diserahkan stola kepausan, yang dikenal sebagai pallium, untuk mewakili perannya sebagai “gembala yang baik’. Pallium itu diserahkan oleh Jean Louis Kardinal Tauran.

Kemudian pemakaian Cincin Nelayan, sebagai symbol atas perannya menyebarkan Injil. Cincin itu diserahkan oleh Dekan Kolese Kardinal Angelo Kardinal Sodano.

Biasanya cincin kepausan dibuat dari emas murni, tapi Paus Frasiskus lebih memilih cincin tersebut berlapis perak, yang mencerminkan kesederhanaannya.

Dalam homilinya berbahasa Italia, Paus Fransiskus menekankan untuk memperhatikan masyarakat miskin dan lingkungan hidup.

Dia mengacu pada 19 Maret adalah sebuah hari dimana Gereja Katolik merayakan Pesta St. Yosef.

Paus Fransiskus berbicara tentang peran St. Yosef dalam melindungi, tidak hanya Yesus dan Bunda Maria, tetapi juga Gereja.

“Yosef adalah ‘pelindung’ karena ia peka mendengar suara Tuhan,” katanya.

Paus Fransiskus juga berbicara tentang perlunya melindungi “semua ciptaan, keindahan dunia yang diciptakan” seperti yang diperintahkan oleh Kitab Suci dan dijalankan oleh St. Fransiskus Asisi.

Ini “berarti menghormati setiap makhluk Tuhan dan menghormati lingkungan dimana kita tinggal, berarti melindungi manusia, menunjukkan kasih kepada setiap orang, terutama anak-anak, lansia, orang miskin, yang sering menjadi terakhir kita berpikir.”

“Saya ingin mengajak semua orang yang memiliki tanggung jawab dalam kehidupan ekonomi, politik dan sosial, dan semua pria dan wanita yang berkehendak baik: Marilah kita menjadi ‘pelindung’ ciptaan,  pelindung rencana Allah yang tersirat dalam ciptaan, pelindung satu sama lain dan lingkungan.”

Usai Misa Paus Fransiskus memberikan kesempatan kepada para tamu penting untuk bersalaman dengannya.

Sumber: CNN, Vatican Radio

Berita terkait:  The pope’s inaugural homily: text in full

  • http://www.facebook.com/gustav789 Gustav Ananta Mueller

    Kiranya pesan Paus ini saya Amini dan saya terapkan dalam profesi kedokteran hewan saya. Trimakasih bapa Paus Fransiskus

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pakistan usir para biarawati meski telah mengabdi lebih dari satu dekade
  2. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  3. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  4. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  5. Mantan Gubernur NTT Ben Mboi tutup usia
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  8. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  9. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  2. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  3. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  4. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  5. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  6. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  7. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  8. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  9. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  10. Wanita Katolik rayakan HUT ke-91 WKRI
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online