UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Pendeta Palti Panjaitan penuhi panggilan penyidik

20/03/2013

Pendeta Palti Panjaitan penuhi panggilan penyidik thumbnail

Pendeta Palti Panjaitan

 

Pendeta Palti Panjaitan, pemimpin Jemaat HKBP Filadelfia di Tambun, Bekasi, memenuhi panggilan penyidik Polresta Bekasi, Rabu (20/3).

Pendeta Palti dipanggil sebagai tersangka dengan tuduhan melanggar Pasal 335 dan 352 KUHP (Penganiayaan Ringan dan Perbuatan Tidak Menyenangkan) terhadap Ustad Abdul Aziz (50).

Pendeta Palti bersama dengan 20 Jemaat HKBP Filadelfia tiba di Mapolresta Bekasi, Cikarang Utara, sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menuju ke ruang Kanit I/Kamneg di lantai 3.

Seperti dilansir Suara Pembaruan, Pendeta Palti memenuhi panggilan penyidik didampingi Tim Advokasi HKBP Filadelfia, Saor Siagian dan Judianto Simanjuntak.

“Kami memenuhi panggilan hari ini. Namun, sikap kami tegas mendesak Kapolresta Bekasi menghentikan kriminalisasi dan proses hukum karena Pendeta Palti merupakan korban kekerasan atas nama agama,” imbuh Saor.

Lebih lanjut kuasa hukum meminta kepolisian mengeluarkan surat perintah penghentikan penyidikan (SP3) dan mencabut status tersangka bagi Palti Panjaitan, serta melakukan penagkapan dan tindakan tegas terhadap Abdul Azis dan kawan-kawan dan memberikan perlindungan beribadah bagi jemaat HKBP Filadelfia.

Sebelumnya diberitakan, Pendeta Palti dilaporkan oleh Abdul Azis dengan nomor laporan LP/1395/K/XII/2012/SPK/Resta Bekasi pada 24 Desember 2012.

Insiden tersebut berawal, saat perjalanan ke lokasi tempat ibadah Malam Natal, Senin 24 Desember 2012, di Jalan Jejalen Raya Tambun. Masyarakat setempat menolak jemaat gereja menggelar kebaktian Natal di tempat itu, mereka terlibat adu mulut dengan warga.

Kelompok Ustad Aziz yang berjumlah mencapai ratusan orang, melempari rombongan jemaat HKBP Filadelfia dengan telur busuk, air comberan dan kotoran sapi.

Pendeta Palti yang saat itu berboncengan dengan istrinya menaiki sepeda motor, tak luput dari lemparan. Dirinya mempertahankan diri dengan turun dari motor dan menahan Aziz agar tidak mendekat dengan jemaat lain.

“Tidak ada pemukulan. Justru saya yang terkena pukul dan lemparan air comberan serta kotoran sapi,” imbuh pendeta itu.

Setelah insiden tersebut, pendeta itu dan jemaat HKBP  meninggalkan kelompok Aziz. Mereka tidak mampu menembus lokasi gereja dan menuju ke kantor Mapolsek Tambun untuk melakukan kebaktian Malam Natal.

Awal pemeriksaan, Pendeta Palti ditetapkan sebagai saksi dalam perkara ini dan diperiksa sebagai saksi pada 28 Januari 2013. Dan sekarang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.

 

  • hadrianus wardjito

    Doa buat Bapak Pendeta kulayangkan kepada Allah Tritunggal Yang Mahakuasa dalam kebebasan rohani melalui dunia maya ini. Semoga di dalam kenyataan real di Tambun Bekasi, Roh Allah melayang-layang membantu menyelesaikan soal kita bangsa Indonesia.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  2. Presiden Baru dan Krisis Lingkungan
  3. Konflik Israel-Palestina bukan perang agama
  4. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  5. Ribuan orang turun ke jalan menentang serangan terhadap para biarawati Katolik
  6. Anak Indonesia butuh keteladanan
  7. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  8. Misa Syukur dipimpin uskup yang tak diakui Vatikan diprotes para seminaris
  9. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata "Allah"
  10. Para suster Misionaris Cinta Kasih terus bekerja di Gaza
  1. Presiden Baru dan Krisis Lingkungan
  2. Presiden terpilih didesak agar tetap pegang janji terkait HAM
  3. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  4. Para suster Misionaris Cinta Kasih terus bekerja di Gaza
  5. Jokowi-JK harus pilih menteri yang dukung masyarakat adat
  6. Anak Indonesia butuh keteladanan
  7. Jokowi menangi Pilpres 2014
  8. Mahfud: Prabowo tidak akan menang di MK
  9. Hari Anak Nasional, 795 anak pidana dapatkan remisi
  10. Ribuan orang turun ke jalan menentang serangan terhadap para biarawati Katolik
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online