UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Muslim diizinkan beribadah di gereja

20/03/2013

Umat Muslim diizinkan beribadah di gereja thumbnail

Pastor Isaac Poobalan dari Gereja St. Yohanes, Aberdeen, menawarkan sebagian ruangan gereja untuk tempat ibadah umat Muslim setempat yang dipimpin Imam Ahmed Megharbi

 

Apa yang terjadi di kota Aberdeen, Skotlandia, ini adalah salah satu cermin kerukunan beragama yang sesungguhnya.

Gereja Episkopal St. Yohanes di Aberdeen menjadi gereja pertama di Inggris Raya yang memberikan sebagian ruangan bangunan gereja sebagai tempat umat Muslim setempat menjalankan ibadah salat lima waktu.

Keputusan ini diambil pihak gereja karena masjid yang terletak tak jauh dari gereja itu kapasitasnya terlalu kecil sehingga sebagian dari umat Islam terpaksa menjalankan ibadahnya di tepian jalan.

Pastor Isaac Poobalan dari Gereja St. Yohanes akhirnya “meminjamkan” sebagian ruang aula gereja kepada Imam Kepala Ahmed Megharbi sebagai tempat ibadah umatnya.

Pastor Poobalan mengatakan, dia merasa tak menjalankan imannya jika tidak menawarkan bantuan kepada sesamanya yang membutuhkan.

“Berdoa tidak ada yang salah. Tugas saya adalah mengajak orang untuk berdoa,” kata Pastor Poobalan.

“Masjid mereka sangat kecil, setiap kali mereka beribadah, terlalu banyak orang di luar masjid, bahkan pada saat angin kencang dan turun hujan,” tambah Pastor Poobalan.

“Saya tak bisa membiarkan ini terjadi begitu saja. Jika saya biarkan, saya akan mengabaikan apa yang diajarkan agama kepada saya, tentang bagaimana kita memperlakukan tetangga kita,” lanjutnya.

“Saat saya mendiskusikan masalah ini dengan umat gereja, seseorang memang mengatakan itu bukan masalah kami, tapi bagi saya itu masalah bersama,” paparnya.

Ia mengenang dia pernah melihat umat Muslim terpaksa beribadah di ruang terbuka saat salju turun dan cuaca sangat dingin.

“Pemandangan itu sangat sulit saya lupakan,” ujar Pastor Poobalan.

“Kami memiliki sesuatu untuk ditawarkan dan mereka beribadah dalam cuaca dingin. Saya lalu mengatakan kepada umat bahwa kami harus melakukan sesuatu,” kenangnya.

Selain memberi bantuan tempat ibadah, ia ingin ikut membantu menjadi jembatan antara umat Kristen dan Islam, apalagi sebagian umat gerejanya menentang rencananya itu.

Namun, Pastor Poobalan tetap pada pendiriannya untuk menawarkan bantuan kepada umat Muslim.

“Apa yang saya lakukan ini sangat mendasar, tak ada hubungannya dengan agama. Semua hanya karena saya ingin membantu sesama yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia menyadari sebagian umat memang menentang keputusannya, lebih karena hal semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya.

“Pada saatnya, umat akan menyadari bahwa lebih banyak persamaan ketimbang perbedaan di antara kami,” tambahnya.

“Saya berharap dan berdoa, langkah kecil ini bisa membantu mempererat hubungan kedua agama,” katanya.

Ternyata, keraguan juga muncul dari sisi umat Muslim. Sebab, sebelumnya mereka belum pernah mendapat tawaran seperti itu.

“Namun, akhirnya mereka menerima dan ini adalah awal sebuah hubungan yang positif,” ujar Poobalan.

“Apa yang terjadi di sini sangat istimewa dan seharusnya langkah seperti ini bisa diadopsi di seluruh negeri,” kata Syekh Ahmed Megharbi dari Masjid Jami Syed Syah Mustafa.

“Hubungan antara kedua agama sangat bersahabat dan saling menghormati,” tambah Megharbi.

Sumber: kompas.com

 

  • Jenmar

    Oh inilah berbela rasa.. Kami ikut senang kalau ada orang lain senang, bukan? Dan rupanya yang dipinjami tempat juga orang baik2..

  • Alfons Liwun

    Jika di sebuah negara semacam ini, hidup pasti damai. Terkadang niatnya baik tapi disisi lain dilihat sebagai sesuatu yang lain. Jika keduanya saling mendukuang spt ini, nilai-nilai universal keagamaan tidak menjadi masalah.

  • bernardus wato ole

    Pelajaran berharga untuk melestarikan kerukunan hidup di tanah air kita.

  • frans

    Apakah umat muslim di Indonesia tidak malu?

  • Afin Afinus

    Seharusnya Orang Bekasi yg Intoleran menyaksikan ini, semoga mereka sadar akan perbuatan mereka

  • franstantri dharma

    Bumi Allah. Selamat menyembah Allah yang Maha Esa.

  • http://twitter.com/PutryboruRingo putry boruRingo

    saya dukung itu
    menggambarkan bawha tuhan menyanyangi semua hambanya

  • kristalia

    kemanemukan agama yang diterima dengan baik, yg menyediakan ruang bagi terciptanya kerukunan antar agama. ini juga yang seharusnya terjadi disemua tempat, saling terbuka dengan keberagaman ..

  • http://www.facebook.com/people/Sabam-Simbolon/100001107859700 Sabam Simbolon

    Islam di sana dengan di Indonesia beda cara berfikirnya.

  • imron

    sekalipun hal ini pertama kali dicontohkan oleh Rasul Islam sendiri ketika mempersilahkan mesjidnya digunakan untuk beribadah para tamunya para pendeta dari Najran namun gue yakin sepenuh hati ini tidak akan terjadi di Indonesia, negerinya para kaum intoleran PFI yang berkolaborasi dgn oknum pemerintahannya.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  2. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  7. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  8. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  9. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  10. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  1. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  2. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  3. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  4. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  5. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  6. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  7. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  8. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online