Paus Fransiskus serukan persahabatan antaragama

21/03/2013

Paus Fransiskus serukan persahabatan antaragama thumbnail

 

Paus Fransiskus, Rabu (20/3/2013), menyerukan “persahabatan dan rasa respek” di antara semua agama dan kepercayaan di dunia.

Pernyataan ini disampaikan Paus dalam pertemuan dengan perwakilan agama-agama besar dunia di Vatikan.

Gereja Katolik Roma, lanjut Paus, akan terus mempromosikan persahabatan dan rasa saling menghormati antara semua pemeluk agama.

“Kita bisa berbuat banyak untuk mereka yang miskin, mereka yang lemah, mereka yang menderita, serta mempromosikan rekonsiliasi dan perdamaian,” ujar Paus Fransiskus, seperti dilansir kompas.com.

Para tokoh agama dari Kristen Ortodoks, Yahudi, dan Islam terlihat dalam pertemuan yang digelar sehari setelah Paus Fransiskus dilantik.

“Semua agama harus bersatu untuk melawan hal paling berbahaya saat ini, yaitu menilai manusia dari apa yang mereka produksi dan konsumsi,” lanjut Paus asal Argentina itu.

Lebih lanjut, Paus mengatakan, dia juga merasakan “kedekatan” dengan orang-orang yang mengaku tak beragama, tetapi sedang mencari kebenaran, kebaikan, dan keindahan. Yang semuanya, tambah Paus, ada dalam diri Tuhan.

“Saya sangat menghargai kehadiran Anda semua dan saya melihat ini sebagai sebuah tanda saling respek dan kerja sama untuk kebaikan manusia,” kata Paus kepada para tokoh agama yang hadir di Vatikan.

Sementara itu, kepada denominasi Kristen lainnya, Paus menegaskan, dia tetap akan melanjutkan dialog dengan mereka.

Dengan pihak Yahudi, Paus juga mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan dialog yang dimulai sejak Konsili Vatikan II tahun 1960-an.

 

One Comment on "Paus Fransiskus serukan persahabatan antaragama"

  1. yantosaputrayo on Fri, 22nd Mar 2013 5:12 am 

    Sebuah dorongan dari Bapa Suci Fransiskus bagi kaum Awam untuk menngembangkan Teologia Persahabatan bukan Teologia Perhambaan.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online