Paus akan membasuh kaki para tahanan pada Misa Kamis Putih di penjara

23/03/2013

Paus akan membasuh kaki para tahanan pada Misa Kamis Putih di penjara thumbnail

 

Paus Fransiskus telah memutuskan untuk merayakan Misa Kamis Putih di sebuah penjara untuk para remaja  dan akan membasuh kaki dari beberapa tahanan.

Keputusan ini membuat perubahan tempat untuk Misa Kamis Putih dari Basilika Santo Petrus ke penjara kecil Casal del Marmo di Roma untuk anak di bawah umur.

Sedangkan para paus pendahulunya,  termasuk membasuh kaki para imam atau awam, upacara itu biasanya diadakan di Basilika Santo Petrus atau Basilika Santo Johanes Lateran.

Vatikan mengatakan, ketika sebagai Uskup Agung Buenos Aires, Paus Fransiskus merayakan Misa Kamis Putih  di penjara, rumah sakit atau tempat penampungan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan.

“Dengan perayaan di Casal del Marmo, Paus Fransiskus akan melanjutkan pelayanan tersebut untuk menunjukkan kesederhanaan,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan belum lama ini.

Misa Kamis Putih menyoroti “perintah kasih” dan pelayanan melalui ritual membasuh kaki orang lain, kata pernyataan itu. Misa-misa lain selama Pekan Suci dan Paskah akan tetap seperti dijadwalkan sebelumnya.

Vatikan mengatakan Paus akan merayakan Misa Krisma pada Kamis pagi di Basilika Santo Petrus, di mana minyak yang digunakan dalam sakramen-sakramen pembaptisan, penahbisan, krisma, dan pengurapan orang sakit diberkati.

Pada awal kepausannya, Paus Benediktus XVI kembali ke tradisi Vatikan 20 tahun lalu dengan membasuh kaki para imam selama Misa malam Kamis Putih. Tahun 2006 dan 2007, ia kembali ke praktek yang dijalankan tahun 1985, ketika ia membasuh kaki 12 orang awam dari keuskupan agung Roma.

Dari tahun 2008 dan seterusnya, Paus Benediktus beralih kembali membasuh kaki 12 imam dari keuskupan agung Roma.

Dari tahun 1985 sampai tahun 2001, Beato Yohanes Paulus II membasuh kaki 12 imam setiap tahun selama Misa Kamis Putih.  Awal tahun 2002, karena kondisi fisiknya yang lemah dan ketidakmampuannya untuk berjalan, Paus memilih kardinal melakukan ritual pembasuhan kaki tersebut, tetapi selalu membasuh kaki 12 imam.

Namun, dalam enam tahun pertama kepausannya, Paus Yohanes Paulus II meneruskan praktek paus Paulus VI mencuci kaki orang awam.

Selama beberapa tahun, Paus Yohanes Paulus membasuh kaki orang awam lansia, termasuk sekelompok pria tunawisma yang tinggal di tempat penampungan yang dikelola oleh Misionaris Cinta Kasih tahun 1980. Tahun 1983, ia membasuh kaki 12 pemuda dari Boys Town Italia, dan tahun 1984 ia membasuh kaki 12 perwakilan mudika paroki-paroki keuskupan agung Roma.

Tahun 1974, Paus Paulus membasuh kaki 12 anak laki-laki yang menjalani terapi akibat polio. Tahun 1977, ia membasuh kaki 12 anak laki-laki berusia 12-14, yang adalah siswa di seminari menengah keuskupan agung Roma.

Paus Benediktus mengunjungi penjara  Casal del Marmo tahun 2007, bertemu dengan para tahanan muda di penjara itu dan merayakan Misa bersama mereka di kapel penjara tersebut.

Sumber: Pope switches Holy Thursday plan: will hold Mass in a jail

  • Yulius Siantar Man

    sangat mengagumkan dan sangat mengharukan. Tuhan mempunya cara untuk tetap menyertai GerejaNya sampai akhir Zaman.

  • franstantri dharma

    Salut untuk Paus yg mau meninggalkan lingkungan yg nyaman untuk menemui mereka yang membutuhkan kehadirannya. Sebuah teladan dari buah- buah rohani.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  2. Merasakan internalisasi toleransi lewat OBOR
  3. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  4. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Kampanye pembongkaran salib di Tiongkok menyebar ke keuskupan lain
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  9. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  10. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  1. Kampanye pembongkaran salib di Tiongkok menyebar ke keuskupan lain
  2. Gereja Malaysia akan menerbitkan Evangelii Gaudium dalam Bahasa
  3. Umat Kristiani merayakan 50 tahun kemerdekaan Singapura
  4. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa bersama dengan lebih dari 500 warga miskin
  5. Perduki gelar pasar murah untuk warga Muslim guna meningkatkan toleransi
  6. Merasakan internalisasi toleransi lewat OBOR
  7. Kardinal Tagle menyerukan sumbangan Internasional untuk Kongres Ekaristi
  8. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  9. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  10. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online