UCAN Indonesia Catholic Church News

Misa Minggu Palma digelar dengan arak-arakan hasil bumi

25/03/2013

Misa Minggu Palma digelar dengan arak-arakan hasil bumi thumbnail

 

Misa Minggu Palma di Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Lor Senowo atau yang biasa dikenal dengan Gubuk Selo Merapi di Dusun Grogol, Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2013), dikemas unik.

Kedatangan Yesus memasuki kota Yerusalem, divisualisasikan umat dengan membawa pemimpin Misa, Romo Aloysius Martoyoto Wiyono mengendarai gerobak berisi berbagai hasil bumi.

Romo Aloysius yang disimbolkan sebagai Yesus, duduk di gerobak dengan bersandar karung-karung berisi gabah, dan di samping kanan dan kirinya ditancapkan berbagai hasil bumi lainnya seperti ketela pohon, jagung, buncis dan pare.

Gerobak ini ditarik oleh tiga warga Dusun Grogol, menempuh jarak sekitar 300 meter dari rumah salah satu umat menuju gereja. Sepanjang jalan, rombongan ini diiringi oleh puluhan umat yang melambai-lambaikan daun palma.

Romo Martoyoto dalam homilinya, mengatakan, arak-arakan Minggu Palma ini sengaja dikemas dengan sederhana, untuk mengingatkan umat agar mengikuti teladan Yesus yang penuh dengan kesederhanaan.

“Meneladan Yesus Kristus, umat akan belajar bahwa dari hal-hal sederhana itulah, kita bisa memperoleh kedamaian dan ketentraman sejati,” ujarnya.

Andreas Susanto, sutradara visualisasi, mengatakan, misa kali ini mengambil tema “Kuasaning Rojokoyo” yang bermakna kekuasaan hasil bumi.

Tema ini, menurut dia, bermakna bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menguasai pangan, dan memahami kebutuhan rakyat kecil.

“Jika pemahaman ini memang menjiwai pemimpin-pemimpin di masa kini, maka kita seharusnya tidak perlu mengalami gejolak mahalnya harga daging sapi, bawang merah, dan bawang putih,” ujarnya.

Namun, menurut dia, sangat disayangkan, saat ini, setiap orang yang ingin jadi pemimpin mengandalkan kekuatan uang dimiliki. Menghadapi berbagai agenda pemilihan kepala daerah, wakil rakyat, dan presiden, dia berharap umat pun tidak lagi salah pilih.

“Ke depan, kami berharap, masyarakat memilih figur pemimpin berdasarkan kualitas kemampuan dan kepribadian, bukan karena partai atau politik uang,” ujarnya.

Sumber: kompas

  • Yulius Siantar Man

    Hossana bagi Raja Daud. Yesus yang baik, ampunilah kami dan selamatkanlah kami. Amen.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Peranan dan Pengakuan Sekolah Swasta
  3. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  4. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  5. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  6. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  7. Paroki harus manfaatkan FKUB
  8. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  9. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  10. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  1. Peranan dan Pengakuan Sekolah Swasta
  2. Paus Fransiskus: Jangan takut mengaku dosa
  3. Protes pembongkaran salib di Tiongkok mendapatkan banyak dukungan
  4. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘kondisi memprihatinkan’
  5. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  6. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  7. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  8. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  9. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  10. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online