Paus Fransiskus doa bersama Paus Emeritus Benediktus

25/03/2013

Paus Fransiskus doa bersama Paus Emeritus Benediktus thumbnail

 

Para kerabat, religius dan remaja berkumpul di Castel Gandolfo berharap mereka bisa melihat sekilas pertemuan penting antara Paus Emeritus Benediktus dan Paus Fransiskus.

Tapi, mereka merasa kecewa karena acara ini merupakan pertemuan pribadi dan tertutup di antara Paus Emeritus Benediktus dan Paus Fransiskus.

Seperti dilansir Vatican Radio, banyak orang, termasuk para wartawan telah berkumpul di pagi hari, sejak sebelum keberangkatan Paus Fransiskus dari Vatikan pada siang hari menuju Castel Gondolfo.

Berbicara kepada para wartawan setelah pertemuan itu, Juru Bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi SJ, menyampaikan rincian pertemuan untuk pertama kali itu di antara Paus Emeritus Benediktus dan Paus Fransiskus.

Dia mengatakan Paus Emeritus Benediktus menunggu untuk menyambut Paus Fransiskus saat ia turun dari helikopter. Bahkan Paus Emeritus hanya mengenakan jubah putih sederhana dan jaket sehingga membedakan dia dari Paus Fransiskus.

Pastor Lombardi menjelaskan terjadi pelukan hangat di antara keduanya. Setibanya di kediaman itu, mereka langsung menuju Kapel untuk berdoa.

Di sana, Paus Emeritus Benediktus mengajak Paus Fransiskus untuk duduk di bangku yang telah dipersiapkan. Tetapi, Paus Fransiskus menjawab “kita adalah saudara” dan keduanya berlutut bersama-sama di bangku yang sama untuk berdoa.

Bapa Suci juga membawa hadiah untuk pendahulunya sebuah gambar Bunda Maria sebagai hadiah untuk kerendahan hati Paus Emeritus Benediktus. Keduanya kemudian menghabiskan sekitar 45 menit dalam percakapan pribadi di Perpustakaan sebelum muncul untuk makan siang bersama dengan dua sekretaris.

Selanjutnya, Pastor Lombardi mengatakan kepada para wartawan bahwa sejak pemilihannya menjadi pengganti St. Petrus, Paus Fransiskus telah dua kali menelepon Paus Emeritus itu.

Paus Emeritus Benediktus akan kembali ke Vatikan setelah selesai renovasi Wisma Ecclesiae Mater, yang akan menjadi tempat tinggalnya yang permanen.

Foto:  lehighvalleylive.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online