UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Pasca perusakan, jemaat Gereja Advent tetap laksanakan kebaktian

26/03/2013

Pasca perusakan, jemaat Gereja Advent tetap laksanakan kebaktian thumbnail

Ilustrasi

 

Pasca perusakan gereja Advent di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, jemaatnya tetap melaksanakan kebaktian dengan dijaga aparat kepolisian yang bersiaga tak jauh dari lokasi gereja tersebut.

Meski tahap pembangunan gereja Advent di Dadaha, Kota Tasikmalaya, belum rampung, tapi hal itu tidak mengganggu aktivitas di dalam gereja.

Pasca pengerusakan sebagian pagar depan gereja dan diobrak-abriknya material bangunan oleh sekelompok orang tak dikenal, pada Jumat (22/3) dinihari lalu, polisi memperketat penjagaan sekitar lokasi.

Meskipun gereja mereka dirusak, para jemaat Gereja Advent pada Sabtu (23/3), tetap mengadakan kebaktian.

Sebelumnya gereja ini ditentang pembangunannya dan diminta menghentikan aktivitas keagamaan oleh sekelompok massa.

Salah seorang penjaga bangunan gereja, enggan berkomentar terkait perusakan ini. Dia hanya mengatakan, kejadian perusakan sangat cepat.

Saat itu, dia mengatakan akan mau ke kamar kecil. Tiba-tiba, dia mendapati pagar dan bahan bangunan sudah berantakan. “Pas di dalam kamar kecil, sudah begini,” kata lelaki yang tidak mau menyebutkan identitasnya.

Ditanya jumlah dan massa dari organisasi apa, dia tidak menjawabnya. Sampai sekarang belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi mengenai kejadian ini.

Permasalahan penolakan pembangunan gereja ini muncul, karena ada dugaan terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang belum lengkap.

Padahal keberadaan rumah ibadah ini sudah ada sejak tahun 2009. Pada Desember 2012, surat izin pembangunan dan tempat ibadah kemudian turun serta disetujui oleh pihak pemerintah lokal. Kemudian gereja Advent ini mulai dibangun.

Sumber: rakyat merdeka, tempo.co

One Comment on "Pasca perusakan, jemaat Gereja Advent tetap laksanakan kebaktian"

  1. Pasca perusakan, jemaat Gereja Advent tetap laksanakan kebaktian | Catatan JEB on Thu, 12th Sep 2013 11:44 am 

    […] Sumber: Indonesia.ucanews.com […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kebencian berakar pada dosa kemalasan
  2. Pengadilan Filipina lamban memutuskan nasib Mary Jane
  3. Aborsi bayi perempuan terus menghantui Nepal
  4. Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus
  5. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  6. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  7. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  8. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  9. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  10. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  1. Hem, SALAM... Saya sependapat jika setiap pribadi sadar bahwa dirinya adalah ge...
    Said Egas on 2017-03-29 13:25:19
  2. Saya setuju dengan pendapat Pak Boni di atas. Keselamatan itu bukan nanti akhir ...
    Said Edelbertus Jara on 2017-03-29 11:58:49
  3. Halo.... para pakar. Jangan lupa siapa itu Gereja? kita di jaman Pasca Konsili V...
    Said Jose Baptiste on 2017-03-29 07:03:27
  4. bagaimana cara pengajuan bantuan pembangunan gereja?...
    Said TABEBALAZI on 2017-03-28 19:16:51
  5. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  6. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  7. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  8. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  9. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  10. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
UCAN India Books Online