UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Katolik didesak kembali ke Sakramen Pengakuan

26/03/2013

Umat Katolik didesak kembali ke Sakramen Pengakuan thumbnail

 

Uskup Slattery dari Tulsa, AS, sangat tertarik untuk mengumumkan kepada umatnya untuk mengadakan Pengakuan selama Tahun Iman.

Dimulai dari Prapaskah hingga Pentakosta (Setiap Selasa mulai 13 Februari 2013 hingga 19 Mei 2013), setiap paroki di keuskupan itu akan melayani Sakramen Pengakuan pada waktu yang sama.

Setiap gereja  akan melayani Sakramen Pengakuan pada Selasa dari pukul 06.00-07.00 waktu setempat.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi tiga rintangan terbesar bagi kaum awam dalam menerima Sakramen Pengakuan. Mereka merasa takut, kenyamanan dan kurangnya pengetahuan.

Takut

Takut kembali ke pengakuan setelah lama absen sungguh dipahami. Namun, cukup klik DI SINI dan Anda akan kembali belajar bagaimana mengaku dosa. Link ini termasuk bagaimana mempersiapkan pengakuan dan doa-doa yang dibutuhkan untuk pengakuan. Jangan ragu menulis atau mencetak informasi yang Anda butuhkan dan membawanya bersama Anda ke tempat pengakuan dosa.

Selain itu, Anda tidak perlu takut memberitahukan kepada pastor  tentang dosa-dosa Anda yang telah dilakukan. Pastor benar-benar dilarang  membahas dosa-dosa Anda di luar pengakuan dan Anda dapat tetap anonim di dalam pengakuan dosa. Atau, jika Anda akan memilih, pergi ke pastor paroki lain karena setiap paroki di keuskupan akan memiliki pengakuan pada jam yang sama.

Kenyamanan

Anda memiliki jam pengakuan di setiap paroki pada setiap hari Selasa selama masa Prapaskah dan Paskah pada pukul 06.00. Hal ini  bertujuan agar Anda mengaku dosa senyaman mungkin.

Kurangnya Pengetahuan

Pengakuan adalah kebutuhan iman. Jika seseorang telah melakukan dosa berat dan meninggal, ia tidak akan menerima keselamatan kekal bersama Yesus Kristus di Surga.

Ini adalah harapan tulus bahwa umat beriman akan mengambil manfaat dari kesempatan unik ini untuk menemukan kembali dan memperbaharui iman mereka dengan berpartisipasi dalam Sakramen Pengakuan selama Tahun Iman.

Sumber: Billboard ads urge Catholics to return to confession

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  2. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  8. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes 'tekanan' internasioal terkait Rohingya
  9. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  10. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online