UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Uskup panjat tower sutet untuk berbicara dengan buruh yang mogok

26/03/2013

Uskup panjat tower sutet untuk berbicara dengan buruh yang mogok thumbnail

 

Uskup Matthias Ri Iong-hoon kemarin mengunjungi dua buruh yang dipecat (PHK) yang mengadakan aksi mogok selama 126 hari terakhir di atas sebuah tower SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) di dekat pabrik Ssangyong Motor di Pyeongtaek, Korea Selatan.

Uskup itu, yang adalah ketua Komite Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Korea Selatan, mendesak perusahaan motor itu dan pemerintah daerah membantu para buruh menyelesaikan perselisihan mereka yang telah berlangsung lama.

Para buruh menuntut pemulihan dari semua karyawan yang di-PHK dari perusahaan tersebut tahun 2009.

Awalnya tiga buruh memanjat tower PLN itu, dengan ketegangan 150.000 volt, tapi seorang telah turun pada 15 Maret akibat sakit.

“Kondisi mereka tidak baik,” kata uskup itu. “Saya sangat khawatir dengan kesehatan mereka karena mereka telah berada di sana selama lebih dari tiga bulan. Jika dialog dimulai, dua pekerja itu berjanji akan turun. Gereja akan membantu.”

Uskup Ri dari keuskupan Suwon, yang wilayahnya mencakup tower PLN itu, menambahkan: “Para pekerja, anggota keluarga dan rekan kerja telah berputus asa. Sejauh ini, sebanyak 24 orang telah meninggal setelah konflik perburuhan Ssangyong, dan tidak boleh ada lebih banyak kematian. Masyarakat harus ikut campur untuk mengatasi situasi.”

Dilanda krisis keuangan, perusahaan itu memecat 2.645 karyawannya tahun 2009 menyusul mogok buruh selama 77 hari yang berakhir dengan serangan polisi. Para buruh yang melakukan bunuh diri setidaknya 23 orang atau anggota keluarga mereka.

Perusahaan itu baru-baru ini memulihkan 455 pekerja dengan membayar pesangon. Sekitar 150 pekerja yang dipecat setelah perselisihan tidak termasuk dalam pemulihan tersebut.

“Saya sangat menghargai Uskup Ri mengunjungi kami,” kata Kim Jeong-woo, ketua serikat buruh Ssangyong. “Dia sebenarnya tidak suka dengan aksi mogok itu.”

“Saya berharap tidak ada lagi kematian yang terjadi. Jika ada satu lagi, kami semua akan berputus asa,” tambahnya.

Sumber: Bishop climbs pylon to talk to strikers

One Comment on "Uskup panjat tower sutet untuk berbicara dengan buruh yang mogok"

  1. andrew jansen on Thu, 28th Mar 2013 8:44 am 

    heroic leadership




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Berkat doanya kepada Bunda Maria, buruh Katolik bisa mengatasi masa sulit
  2. Katedral bersejarah di Malaysia akan direnovasi lebih dari setahun
  3. Sant’Egidio perkuat persahabatan dengan kaum papa lewat buka puasa
  4. Warga Tionghoa Katolik dan Protestan bagikan paket takjil kepada umat Muslim
  5. Pengawas partai meningkatkan kontrol terhadap agama
  6. Benediktin kecam penodaan salib di Vietnam
  7. Vatikan angkat Romo Pidyarto jadi uskup Malang
  8. Wakil Ketua DPRD terbang dengan paralayang membawa Salib IYD
  9. Kardinal Tagle desak belas kasihan dimasukkan ke dalam aksi
  10. Ketua ICMI: Umat Islam harus siap-siap terima pemimpin beda keyakinan
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online