UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para uskup ingatkan umat terkait ritual penyaliban

27/03/2013

Para uskup ingatkan umat terkait ritual penyaliban thumbnail

 

Pihak berwenang di Filipina mengumumkan bahwa setidaknya 24 “peniten” diharapkan akan dipaku di kayu salib pada hari Jumat Agung, sebuah ritual tahunan yang bertujuan untuk menebus dosa dan bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang telah diperoleh.

Tapi, pada Selasa para uskup di negara itu memperingatkan umat beriman  tentang bentuk-bentuk ekstrim dari pengorbanan pada hari Jumat Agung, termasuk penyaliban dan cambuk.

“Mari kita lebih berkonsentrasi pada doa …. Ini adalah cara yang indah merayakan Pekan Suci,” kata Uskup Agung Jose Palma dari Cebu, ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina.

Prelatus itu mengatakan semangat nyata dari ketaatan akan Pekan Suci adalah “pertobatan.”

Uskup Joel Baylon, ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Filipina, juga mengingatkan umat beriman bahwa ada “bentuk-bentuk lain dari pengorbanan  yang akan membuat pertobatan sejati.”

“Tuhan menghargai semua bentuk pengorbanan, tapi kadang-kadang jenis pengorbanan yang kita melakukan sendiri … bukan apa yang dikehendaki Tuhan,” katanya.

Meskipun Gereja Katolik mengecam ritual itu, pemerintah mengatakan tidak bisa menghentikan devosi itu dengan cara penyaliban dan cambuk diri mereka sendiri.

Departemen Kesehatan telah memperingatkan orang-orang yang mengambil bagian dalam ritual itu menggunakan paku-paku yang disterilkan guna menghindari dari tetanus.

Sumber: Bishops frown on penitent crucifixions

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Etika Kebersamaan dalam Keberagaman
  2. Paus Fransiskus menikahkan 20 pasangan bermasalah
  3. Menag harus miliki peta masalah umat
  4. Warisan Presiden SBY dalam hubungan antarumat beragama di Indonesia
  5. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  6. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  7. Tunanetra menghibur para lansia di sejumlah panti jompo
  8. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  9. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  10. Pembangunan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu pertama di Indonesia ditolak warga
  1. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Etika Kebersamaan dalam Keberagaman
  4. Upaya Paus Fransiskus meringankan umat Katolik bercerai dan menikah lagi ditolak para kardinal
  5. Warisan Presiden SBY dalam hubungan antarumat beragama di Indonesia
  6. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  7. Menag harus miliki peta masalah umat
  8. Tunanetra menghibur para lansia di sejumlah panti jompo
  9. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  10. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online