Paus Fransiskus akan merayakan Misa Kamis Putih dengan sederhana, tanpa siaran langsung

27/03/2013

Paus Fransiskus akan merayakan Misa Kamis Putih dengan sederhana, tanpa siaran langsung thumbnail

 

Pada  Kamis Putih, Paus Fransiskus  akan merayakan Misa di kapel Penjara untuk Remaja  Casal del Marno (IPM) di Roma, atas keinginannya untuk mengungkapkan kesederhanaan, seperti yang dilaporkan oleh Direktur Kantor Pers, Pastor Federico Lombardi SJ.

Para konselebran bersama dengan Bapa Suci adalah  Agostino Kardinal Vallini, vikjen keuskupan agung Roma, dan Pastor Gaetano Greco, pendamping rohani penjara itu.

Sekitar 10 gadis dan 40 anak laki-laki akan mengambil bagian dalam Misa itu dan Paus akan membasuh kaki 12 dari mereka, yang akan dipilih dari kebangsaan berbeda. Orang muda itu juga akan membawakan bacaan dan doa umat.

Setelah Misa, Paus Fransiskus akan bertemu dengan orang muda itu  dan para staf IPM di lembaga itu.

Sekitar 150 orang diperkirakan akan hadir dalam Misa itu, termasuk Menteri Kehakiman, Paola Severino, didampingi oleh Kepala Departemen Kehakiman untuk Anak dan Remaja, Caterina Chinnici, Komandan Polisi Lembaga Tahanan, Saulo Patrizi, dan Direktur IPM, Liana Giambartolomei .

Orang muda itu akan memberikan Paus itu sebuah salib yang terbuat dari kayu dan kneeler, yang mereka buat sendiri  di lembaga itu. Bapa Suci akan membawa telur Paskah dan “Colomba” (kue Paskah tradisional Italia dalam bentuk burung merpati) untuk dibagikan kepada semua.

Dalam kunjungan pastoral itu, para wartawan akan dibatasi di luar gedung dan tidak ada liputan yang disiarkan secara langsung.

Sumber: Vatican Radio




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online