Para pemuka lintas agama diminta untuk mengadakan dialog rutin

28/03/2013

Para pemuka lintas agama diminta untuk mengadakan dialog rutin thumbnail

 

Eskalasi konflik etnis dan agama di seluruh Indonesia mendorong seluruh masyarakat, termasuk pemuka agama dan tokoh masyarakat, untuk menciptakan hubungan damai dan harmonis di kalangan penduduk yang beragam di negara ini, termasuk di Bali.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengungkapkan perasaannya saat menyampaikan keynote speech pada pertemuan para pemuka agama di Universitas Dwijendra di Denpasar belum lama ini.

“Di Bali, kita belum menyaksikan ketegangan agama dan etnis. Tapi, kita harus mengantisipasi setiap kemungkinan yang bisa terjadi,” kata Pastika dalam forum dialog lintas agama tentang menghormati simbol-simbol keagamaan.

Para pembicara lain pada forum dialog lintas agama tersebut termasuk Ketua Parishada Hindudharma Indonesia (PHDI) cabang Bali IGN Sudiana, KH Mustafa al Amin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Bali dan Uskup Denpasar Mgr Silvester San.

“Konflik agama mungkin muncul ketika orang salah menafsirkan atau menggunakan simbol-simbol keagamaan tertentu dalam cara yang tidak tepat,” kata gubernur.

Bali adalah rumah bagi hampir empat juta orang, yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.

Tetapi, orang-orang di pulau dewata itu telah hidup berdampingan secara harmonis dengan tetangga mereka yang beragama lain selama ratusan tahun.

Data dari kantor Kementerian Agama Denpasar tahun 2010 menunjukkan bahwa ada 3,2 juta umat Hindu, 348.617 umat Muslim, 19.978 umat Buddha, 41.799 umat Protestan, 33.233 umat Katolik dan 124 umat Konghucu.

Orang Bali memiliki filosofi Menyama Braya,  yang melihat orang dari latar belakang etnis dan agama yang berbeda sebagai saudara mereka sendiri (nyama).

“Kami selalu bangga dengan hubungan harmonis dengan orang-orang dari agama lain,” kata Pastika.

“Kami melihat orang-orang dari agama yang berbeda sebagai nyama (saudara dan saudari). Kami menyebut umat Muslim dan Kristen sebagai nyama Selam nyama Kristen,” katanya.

“Kesalahpahaman dan miskomunikasi yang mungkin terjadi di kalangan orang-orang dari keyakinan yang berbeda harus dijembatani dengan dialog rutin untuk menemukan solusi guna mencegah kerusuhan,” katanya.

Itu adalah tugas dari semua orang di Bali termasuk pemerintah, pemuka agama, dunia pendidikan dan masyarakat setempat – untuk memelihara suasana yang damai di pulau Bali, tambah gubernur itu.

“Saya juga menyerukan kepada para akademisi dan pemuka agama untuk mendidik dan memberikan pengetahuan yang memadai tentang makna dari setiap simbol keagamaan mereka masing-masing kepada pengikut mereka, serta kelompok-kelompok lain dalam masyarakat, sehingga mereka benar-benar memahami maknanya,” katanya.

Sumber: The Jakarta Post

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  2. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  3. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  4. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  5. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  6. FPI: Penyampaian dakwah jelang Pilkada DKI Jakarta efektif
  7. Petani Asia menolak uji coba padi hasil rekayasa
  8. Penghargaan ‘Cross Of Honor’ untuk umat Katolik Bangladesh
  9. In memoriam Romo Paul Henricus Janssen, CM
  10. Ini anggaran Pemprov Papua untuk membangun patung Yesus
  1. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  2. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  3. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  4. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  5. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  6. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  7. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  8. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  9. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
  10. Saya harap juga setiap gereja di Jakarta dipersiapkan keamanannya.....
    Said Jenny Marisa on 2017-04-12 13:14:03
UCAN India Books Online