UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus memilih tempat tinggal sederhana

28/03/2013

Paus memilih tempat tinggal sederhana thumbnail

 

Apartemen kepausan di lantai tiga Istana Apostolik Vatikan sudah selesai direnovasi sebagai tempat tinggal baru Paus Fransiskus setelah delapan tahun digunakan oleh Paus Benediktus XVI.

Namun, Paus Fransiskus belum mau pindah ke tempat itu, dan kemungkinan ia tidak akan pindah ke tempat tersebut, tulis harian Argentina La Nacion kemarin pagi.

Paus asal Argentina itu akan terus tinggal di Wisma Vatikan, Domus Sancta Marthae (Wisma St. Martha), kata Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi SJ.

Wisma St. Martha adalah tempat para kardinal tinggal selama Konklaf dan merupakan tempat tinggal dari sekitar puluhan imam dan uskup yang melayani di Vatikan. Kamar-kamar lain digunakan para uskup dan kardinal ketika mereka datang ke Roma untuk audiensi dan pertemuan.

Paus Fransiskus “berusaha untuk hidup sederhana,” dan kemungkinan dia akan “tinggal dalam komunitas” bersama imam dan uskup, jelas Pastor Lombardi. Dengan tinggal di Wisma St. Martha, dia akan tinggal “bersama dengan anggota klerus lain,” guna menghindari apartemen kepausan yang mewah.

Paus Fransiskus biasa merayakan Misa pagi pukul 07.00 a.m. di kapel Wisma St. Martha.

Belum lama ini Paus Fransiskus pindah ke kamar nomor 201 – lengkap dengan ruang tamu. Ia akan tinggal di kamar itu selama periode tertentu. Sebelumnya ia tinggal di kamar 207 dan memilih untuk tinggal di sana bahkan di hari-hari setelah Konklaf.

Pastor Lombardi menekankan bahwa Sri Paus menggunakan apartemen kepausan hanya untuk audiensi dengan para tamu penting, seperti kepala negara (di lantai kedua dari Istana Apostolik).

Juru bicara Vatikan itu juga menjelaskan bahwa Paus Fransiskus akan terus mengadakan Doa Angelus dari jendela apartemen pribadi Paus di lantai tiga.

Keinginan Paus Fransiskus tinggal di Wisma St. Martha adalah cukup jelas bagi semua orang. Ia ingin bertemu dengan banyak orang, makan bersama mereka, sharing dengan mereka, dan merayakan Misa di kapel.

Paus Fransiskus tidak akan tinggal di apartemen kepausan. Meskipun ia menggunakan apartemen itu untuk kunjungan tamu penting dan Doa Angelus hari Minggu.

Ia telah memulai membangun normalisasi hubungan dengan berbagai denominasi Kristen. Normalisasi dan pendekatan tersebut telah menarik perwakilan denominasi Kristen lainnya dalam beberapa hari terakhir, terutama delegasi Ortodoks mewakili Patriarkat Konstantinopel dan Moskow, yang senang memiliki kesempatan untuk duduk bersama dengan Paus.

Berita terkait: Pope chooses simple guesthouse over papal apartment

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal mohon Indonesia melakukan sidang secara teliti dan baik terkait kasus Mary Jane
  2. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  3. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  4. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  5. Salam Damai dari Bukit Kasih
  6. Tanggapan Menag terkait meningkatnya intoleransi beragama
  7. Mantan wartawati Filipina ditembak mati
  8. Kelompok Gereja Malaysia mengatakan hukum hudud Kelantan bertentangan dengan konstitusi
  9. Yesuit Asia-Pasifik menyelesaikan tersiat
  10. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  1. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  2. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  3. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  4. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Paus menantang gagasan tentang ‘teori gender’
  7. Kelompok Katolik Filipina luncurkan program pendidikan pemilih
  8. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  9. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online