UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

RENUNGAN PASKAH 2013

28/03/2013

RENUNGAN PASKAH 2013 thumbnail

 

Mengapa kekerasan tak kunjung henti?

Ancaman kekerasan dan tindak kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah tidak hanya terjadi pada zaman dulu,  ketika Yesus yang tidak bersalah, dijatuhi hukuman mati disalib. Pada zaman kita peristiwa-peristiwa kekerasan begitu mudah terjadi, dan menjadi berita dukacita yang sampai kepada kita setiap hari melalui berbagai media komunikasi. Tak terhitung peristiwa kekerasan dalam keluarga, yang tidak diberitakan melalui media publik.

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa kekerasan di Lembaga Pemasyarakatan, Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang terjadi pada Sabtu dinihari, 23 Maret 2013, yang lalu katanya, “Saya prihatinkan penyerangan lapas. Tapi juga mengapa kekerasan selalu muncul di Daerah Istimewa Yogyakarta,” Ngersa Dalem,  kekerasan tidak hanya di  Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi di mana-mana.

Saya juga sangat prihatin mendengar berita tentang kekerasan yang dialami oleh jemaat-jemaat Kristiani karena kekerasan dijadikan ancaman dan dilakukan untuk menangani masalah-masalah pembangunan tempat-tempat ibadat dan sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh jemat-jemaat Kristiani tersebut. Dua bulan terakhir selama tahun 2013 telah tercatat 15 kasus, melanjutkan kasus-kasus tahun 2012 yang  berjumlah 75. Kasus-kasus itu merupakan bagian dari total tempat-tempat ibadat  yang diganggu atau dirusak, sejak rezim Soekarno sampai  rezim Susilo Bambang Yudhoyono,  sebanyak 1.250 buah.

Yang  lebih memrihatinkan lagi  ialah bahwa pelaku kekerasan itu adalah warga masyarakat sendiri, yang bahkan didukung oleh pihak-pihak tertentu yang seharusnya menjamin keamanan di negeri ini. Sikap  intoleran yang disertai dengan perilaku kekerasan yang dibiarkan itu telah mengantar kita pada situasi kacau balau, khaotic, karena premanisme. Kita telah berada dalam arus spiral kekerasan yang akan membuahkan kematian.

Orang benar tetap hidup meskipun dibunuh

Pada peristiwa Yesus arus spiral kekerasan dipersonifikasi dalam diri -Nya yang mati karena menjadi korban kekerasan,  yang dilakukan  oleh penguasa agama yang bersekongkol dengan penguasa politik pada waktu itu. Oleh-Nya tuduhan-tuduhan palsu dijawab dengan diam, karena  dialog tidak  bisa dilakukan kalau ada kekerasan. Ketika kekerasan  tidak tahan mendengarkan suara kebenaran dalam diam itu, kekerasan  akan berbuah kematian,  kematian kebenaran, yang seakan-akan membuat lega para pelaku kekerasan. Ya lega untuk sementara! Karena kebenaran adalah kebenaran.

Pada peristiwa kematian Yesus kebenaran sejati yang berasal dari Allah diakui oleh kepala pasukan yang menyaksikan peristiwa kematian Yesus disalib.  Oleh Lukas dituturkan,  bahwa kematian Yesus menjadi kesempatan bagi kepala pasukan itu untuk memuliakan Allah, katanya: “Sungguh orang ini adalah orang benar!” (Luk. 23:47) Orang benar tetap hidup meskipun dibunuh.  Itulah kehidupan baru yang dimiliki oleh Yesus, yang melalui kematian –Nya dilantik menjadi Tuhan dan Kristus, karena Allah telah membangkitkanNya dari orang mati.

Kekerasan bukan solusi menyelesaikan masalah

Dalam ruang publik yang tuna adab karena kekerasan, tidak dibenarkan kita,yang adalah anak-anak kebangkitan,  melakukan kekerasan untuk melawan kekarasan. Kekerasan bukan solusi menyelesaikan masalah.

Paska Kristus mengamanatkan kepada kita untuk mengubah hati kita yang keras membatu menjadi hati yang manusiawi, yang mampu mendengarkan suara kebenaran, dan bahkan memperjuangkan kebenaran dengan semangat martyria.

Semoga daya kebangkitan Tuhan menjadi kekuatan bagi kita mengubah budaya kekerasan menjadi budaya kelembutan yang berdasar pada kebenaran, keadilan dan kasih.  Selamat Paska!

Salam, doa ‘n Berkah Dalem,

+ Johannes Pujasumarta
Uskup Agung Semarang

 

One Comment on "RENUNGAN PASKAH 2013"

  1. bernardus wato ole on Thu, 28th Mar 2013 12:16 pm 

    Bersyukurlah bahwa kita hidup di bumi Indonesia yang berdasarkan Pancasila dengan sila pertama ‘Ketunanan Yang Maha Esa’. Kekerasan mungkin akan terus terjadi, namun kita pun tak surut mengkritisi dengan sikap, kata, tindakan serta teladan kebaikan sehingga membuat pelaku intoleran dan semua pihak terbuka matanya bahwa yang BENAR akan tetap benar.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam yang diculik di Yaman akan segera dibebaskan
  2. Biarawati Katolik yang lolos dari pembantaian di Yaman masih trauma
  3. KWI gelar pekan Komunikasi Sosial Sedunia di Sibolga
  4. Para petani Muslim di Pakistan bantu umat Katolik membangun kembali gereja
  5. Para uskup Mindanao mengeluarkan kriteria untuk memilih calon presiden
  6. Ketidakpastian menghantui warga Filipina yang dipenjara di luar negeri
  7. Terwujudnya Damai
  8. Pemimpin Gereja kecam penangkapan terhadap warga Papua
  9. Tiada akhir tekanan terhadap warga Rohingya di Myanmar
  10. Akun Weibo uskup Tiongkok diblokir, ruang gerak dibatasi
  1. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  2. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  3. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  4. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  5. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  6. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  7. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  8. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  9. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  10. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
UCAN India Books Online