UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Ribuan polisi amankan ibadah Paskah

28/03/2013

Ribuan polisi amankan ibadah Paskah thumbnail

 

Sedikitnya 4.300 personel kepolisian diterjunkan untuk menjamin keamanan pelaksanaan ibadah Paskah.

Mereka akan mengamankan 1.680 gereja yang tersebar di wilayah Polda Metro Jaya sejak Kamis (28/3) malam hingga Minggu (31/3).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/3) siang, mengatakan, secara keseluruhan Polda Metro Jaya dan polres serta polsek di wilayah Polda Metro Jaya akan menurunkan sekitar 4.300 personel untuk mengamankan Paskah.

“Polres dan polsek bertanggung jawab atas keamanan gereja-gereja di wilayahnya masing-masing. Bila ada polres yang membutuhkan tambahan kekuatan pengamanan maka Polda Metro Jaya siap memberikan bantuan kekuatan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, tiap gereja akan dijaga sekitar 5-25 anggota kepolisian. Kekuatan ini akan ditambah lagi dengan anggota keamanan dari pihak gereja masing-masing.

“Penempatan jumlah anggota akan disesuaikan dengan besar-kecilnya gereja. Untuk gereja-gereja kecil biasanya akan dijaga sekitar tiga sampai lima anggota kepolisian,” ujarnya.

Rikwanto menambahkan, untuk gereja sekelas Katedral dan Immanuel akan dijaga sekitar satu peleton atau 20-25 anggota kepolisian. Setiap jemaat gereja yang datang dan masuk ke gereja akan diperiksa demi mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.

Petugas kepolisian akan mulai melakukan penjagaan pada Kamis (28/3) malam hingga Minggu (31/3) atau penjagaan akan disesuaikan dengan mulainya kegiatan di tiap-tiap gereja yang memiliki jadwal kegiatan berbeda.

Khusus pengamanan ibadah Paskah di wilayah Depok, polisi yang diterjunkan sebanyak 1.014 orang. Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polresta Depok Kompol Suratno menyatakan, siap menjaga 89 gereja yang ada di Kota Depok selama perayaan Paskah.

”Kami sudah siapkan anggota untuk diturunkan pengamanan gereja-gereja di Depok,” ujar Suratno kepada shnews.co, Selasa.

Dia mengatakan, personel yang disiagakan merupakan gabungan dari beberapa instansi, mulai dari polres dan polsek di Depok, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran. “Nantinya ada juga pasukan cadangan dari TNI dan Polri,” jelasnya.

Pola pengamanannya, kata Suratno, dilakukan dengan berbagai cara, seperti kegiatan intelijen, penyuluhan, dan patroli. “Kami juga bekerja sama dengan pihak petugas gereja,” tuturnya.

Ia menambahkan, petugas juga mengamankan 10 rumah yang digunakan sebagai tempat ibadah. Ke-10 rumah yang dijadikan tempat ibadah itu berlokasi di Kecamatan Beji sebanyak satu rumah, Sukmajaya tiga rumah, Limo dua rumah, Cinere dua rumah, dan di Kecamatan Cimanggis dua rumah. “Petugas yang dikerahkan dilengkapi dengan senjata,” ujarnya.

 

 

  • bernardus wato ole

    Seandainya pihak keamanan selama ini tidak memberikan ‘angin segar’ kepada si pelaku intoleran, ketakutan berlebihan tidak perlu terjadi.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  2. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  3. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  4. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes 'tekanan' internasioal terkait Rohingya
  8. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  9. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  10. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online