UCAN Indonesia Catholic Church News

Paus Fransiskus: Kita hendaknya saling melayani

29/03/2013

Paus Fransiskus: Kita hendaknya saling melayani thumbnail

 

Pembasuhan kaki (Mandatum), merupakan bagian integral dari liturgi Kamis Putih, Missa in Coena Domini, atau Misa Perjamuan Kudus, bagian dari Triduum (Tri Hari Suci).

“Pembasuhan kaki adalah tanda untuk melayani,” kata Paus Fransiskus kepada 40 tahanan muda yang berkumpul di sekelilingnya pada Misa Kamis Putih di sebuah penjara di kota Roma.

“Yesus datang untuk melayani kita, dan membantu kita”.

Pada Kamis malam itu saat matahari terbenam dan diiringi hujan membasahi kota Roma, Paus Fransiskus menyeberangi Sungai Tiber menuju sebuah penjara untuk remaja, Casal del Marmo.

Di kapel kecil sederhana itu para tahanan muda sudah berkumpul untuk menghadiri Misa bersama Paus.

Tanpa istirahat, Bapa Suci langsung mempersembahkan Misa Kamis Putih. Dua pemuda membawakan bacaan pertama dan Mazmur Tanggapan, tahanan perempuan membaca bacaan kedua sementara pendamping rohani penjara membacakan Injil.

Paus Fransiskus berbicara tentang kisah Mandatum atau pembasuhan kaki.

Ini adalah sebuah gerakan. Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Petrus tidak memahami. Dia menolak, tetapi Yesus menjelaskan kepadanya, kata Sri Paus dalam homilinya.

“Ini adalah teladan yang ditunjukkan Tuhan kepada kita, penting bagi-Nya untuk membasuh kaki, karena setiap orang harus saling melayani satu sama lain.”

“Ini adalah sebuah simbol bahwa dengan membasuh kaki Anda berarti saya siap melayani Anda. Dan kita juga, di antara satu sama lain, tapi kita tidak harus membasuh kaki satu sama lain setiap hari. Intinya, kita harus saling melayani,” katanya kepada para tahanan muda dan umat lainnya.

“Saling melayani. Ini adalah apa yang Yesus mengajarkan kita. Ini adalah apa yang saya lakukan. Saya melakukan ini dengan hati saya karena itu adalah tugas saya, sebagai seorang imam dan uskup bahwa saya harus siap melayani Anda. Tapi, itu adalah tugas yang berasal dari hati saya dan tugas yang saya cintai. Saya suka melakukannya karena ini adalah apa yang Tuhan telah mengajarkan saya. Tapi, Anda juga harus melayani dan saling melayani, selalu. Dengan demikian melalui melayani satu sama lain kita akan berbuat baik untuk satu sama lain.”

“Ini adalah belaian kasih Kristus, karena Yesus datang hanya untuk melayani, melayani kita dan membantu kita”.

Sumber: Vatican Radio

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  2. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  3. Tantangan dan masa depan kaum religius di Asia Tenggara
  4. Usai kecelakaan maut, uskup Filipina desak reformasi tambang
  5. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  6. Kardinal Myanmar kritik pemerintah sebagai pelindung kapitalisme
  7. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  8. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  9. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  10. Unika Parahyangan guncang Polandia dengan Tari Saman
  1. Mengenang ‘Juli Kelabu’ aktivis Sri Lanka desak hapus rasisme
  2. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  3. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  4. Komunitas suku dominasi panggilan religius di Asia Selatan
  5. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  6. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  7. Renungan Hari Minggu Biasa ke-17 (B) bersama Pastor Bill Grimm
  8. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  9. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  10. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  1. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  2. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  3. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  4. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  5. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  6. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  7. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  8. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  9. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  10. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
UCAN India Books Online