UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Ribuan peziarah merayakan Tri Hari Suci di Larantuka

29/03/2013

Ribuan peziarah merayakan Tri Hari Suci di Larantuka thumbnail

 

Selama Tri Hari Suci ini, Larantuka dipenuhi ribuan peziarah dari berbagai kota di Indonesia, juga dari luar negeri. Hotel-hotel dan wisma di kota ini penuh semua, samai-sampai banyak peziarah yang terpaksa menginap di rumah-rumah umat.

Menurut laporan Flores Pos, koran harian yang digawangi oleh Serikat Sabda Allah (SVD), tahun ini jumlah peziarah diperkirakan mencapai 15.000 orang. Ada yang tiba di Larantuka pada Rabu, sebagian tiba Kamis dan yang lain lagi hari ini, Jumat.

Salah satu peziarah adalah Priyo Budi Santoso, umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta, yang bersama rombongan akan melewati Pekan Suci di Larantuka.

“Pengalaman seperti ini tidak saya jumpai di Kelapa Gading”, katanya.

Jalan-jalan di dalam kota sengaja ditutup selama Tri Hari Suci, hanya jalur-jalur tertentu yang boleh dilalui. Di setiap tikungan jalan, selalu ada polisi yang siaga 24 jam menjaga keamanan, juga dibantu Satpol PP.

Misa Kamis Putih kemarin dipimpin oleh Mgr Frans Kopong Kung, Uskup Larantuka. Tua muda penuh sesak di gereja, juga di tenda-tenda ysng dibangun di samping gereja.

Setelahnya, secara bergilir umat adorasi di hadapan Sakramen Maha Kudus, yang jadwalnya diatur sampai pagi. Suasananya kyusuk. Umat hampir semua berpartisipasi.

Ketika kesempatan untuk mencium tiga patung: Tuan Ma, Tuan Anna dan Tuan Manino dibuka kembali sekitar pukul 21.00 setelah sebelumnya ditutup selama Misa, kembali lautan manusia berdatangan.

Patung Tuan Ma diyakini sebagai Bunda Maria, Patung Tuan Anna adalah Yesus dan Patung Tuan Mannino adalah Kanak-Kanak Yesus.

Umat di Larantuka dan juga para peziarah tak mau peduli, apakah mereka harus menunggu sampai pagi untuk bisa mencium tiga patung itu.

Antrian menuju Patung Tuan Ma, misalnya, saya perkirakan mencapai 300 meter. Yang menarik, yang datang mencium ketiga patung ini, hampir 70 persen kaum muda.

Terlepas dari fakta bahwa ada sebagian anak muda yang menggunakan kesempatan ini untuk berpacaran atau sekedar beramai-ramai, tapi yang jelas, mereka tetap memberi kesempatan untuk bertemu Tuhan sendiri. Ketika pada gilirannya mereka berhadapan muka dengan patung, terlihat sekali rasa hormat dan syukur mereka.

Melewati Tri Hari Suci di Larantuka tak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal dekat ikhwal Semana Santa, tradisi yang sudah hidup selama 500 tahun lebih di kota ini, tetapi juga menyadari sekaligus mengakui, bagaimana iman akan Allah begitu merasuki hidup umat.

Ryan Dagur, Larantuka

Foto: larantuka2009.blogspot.com

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat
  3. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  6. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  7. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  8. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  9. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  10. Komisi Ahli Hukum Internasional kritik penerapan Syariah di Brunei
  1. Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat
  2. Renungan Minggu Paskah bersama Pastor Bill Grimm
  3. 7 tewas akibat kapal tenggalam saat prosesi Semana Santa
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  6. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  7. Rakyat yang Disalibkan
  8. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  9. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  10. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online