UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus merayakan Jumat Agung

30/03/2013

Paus Fransiskus merayakan Jumat Agung thumbnail

 

Paus Fransiskus memimpin Misa Jumat Agung (29/3) pertama sebagai pemimpin 1,2 miliar umat Katolik.

Perayaan   mengenang penyaliban dan kematian Yesus Kristus yang diperingati dengan penciuman salib ini berakhir dengan prosesi obor di Colloseum Roma dan doa untuk perdamaian di Timur Tengah “yang terkoyak oleh ketidakadilan dan konflik.”

Bangunan kuno berusia 2.000 tahun ini digunakan sebagai latar belakang upacara yang berlangsung pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 02.00 waktu Jakarta, karena kepercayaan bahwa para martir Kristen tewas di tempat ini pada zaman Romawi.

Doa-doa yang yang dibacakan Misa ditulis oleh sekelompok orang muda Lebanon yang dipilih Maronite Patriarch Bechara Rai, yang diminta untuk datang dengan doa-doanya oleh pendahulu Paus Fransiskus, Paus Emeritus Benediktus XVI.

“Datanglah Roh Kudus, untuk menghibur dan menguatkan umat Kristen, terutama yang berasal dari Timur Tengah, dalam persatuan dalam Kristus, mereka akan menjadi saksi dari kasih universal-Mu di daerah yang terkoyak oleh ketidakadilan dan konflik,” salah satu doa yang dibacakan.

Doa yang dibacakan juga menyinggung tentang konflik “yang belakangan menghancurkan berbagai negara di Timur Tengah.”

“Mari kita berdoa agar para pengungsi dan mereka yang terpaksa jadi migran segera kembali ke rumah dan tanah mereka.”

Vatikan memprihatinkan nasib umat Kristen yang menjadi minoritas di banyak negara di Timur Tengah di tengah pesatnya Islam radikal, serta menyerukan semua pihak untuk mengakhiri konflik di wilayah tersebut.

Misa Jumat Agung digelar setelah Paus berusia 76 tahun ini mengadakan Misa Kamis Putih di sebuah penjara remaja. Biasanya, Paus merayakan Misa Kamis Putih dengan ritual pembasuhan kaki yang dilakukan memperingati teladan kerendahan hati dan cinta kasih Yesus yang membasuh kaki 12 murid-Nya di basilika di pusat kota.

Dalam Misa ini, Paus Fransiskus membasuh 12 kaki narapidana, termasuk dua Muslim, yang belum pernah terjadi dalam ritual pra-Paskah tradisional.

 

 

“Barangsiapa ingin menjadi yang terbesar di antara kamu hendaklah ia melayani sesama,”  kata Paus Fransiskus di penjara anak Casal del Marmo.

Paus Fransiskus memang telah mendobrak beberapa tradisi Vatikan, meskipun belum menangangi masalah-masalah pelik lain yang sedang membelit Gereja Katolik Roma, termasuk skandal di jakaran birokrasi dan bank Vatikan.

Mantan Uskup Agung Buenos Aires, Jorge Mario Bergoglio ini  memang  dikenal karena advokasi sosial yang kuat selama krisis ekonomi yang menghancurkan Argentina dan sikap hidup rendah hatinya dan menjangkau kalangan miskin.

Paus Amerika Latin pertama ini memang telah menampakkan nada yang sangat berbeda dengan pendahulunya Benediktus XVI. Gayanya lebih terbuka dan informal hal yang tidak biasa ditemukan lorong-lorong kekuasaan Vatikan.

Jumat Agung adalah yang kedua dari empat hari suci dalam kalender Katolik yang mencapai puncaknya pada Minggu Paskah, yang memperingati kebangkitan Kristus.

Juru bicara Vatikan Federico Lombardi mengatakan Sri Paus telah mempersingkat beberapa upacara Paskah yang panjang sebagai bagian dari “keinginan besarnya akan kesederhanaan.”

Pada Sabtu malam, Sri Paus akan mengambil bagian dalam berjaga Paskah di Basilika Santo Petrus. Pihak Vatikan mengatakan Sri Paus akan membaptis empat orang dewasa yang berasl dari Albania, Italia, Rusia, seorang warganegara Ameriksa Serikat yang berasal dari Vietnam.

Pada hari Minggu pertama Vatikan Paus non-Eropa pertama setelah hampir 1.300 tahun ini akan merayakan misa Paskah di depan puluhan ribu peziarah di Lapangan Santo Petrus dan kemudian mengucapkan “Urbi et Orbi” berkat bagi Roma dan dunia.

Sumber: shnews.co; foto: schwarkreport.com.

 

  • bernardus wato ole

    Penampilan Paus Fransiscus memang beda. Yang paling menyolok menurut saya dalam artikel ini ialah bahwa beliau membasuh kaki juga dua orang muslim dan menciumnya pada hari Kamis putih. Sebuah tindakan ‘besar’ karena selama ini tradisi tersebut hanya dilakukan kepada imam atau awam katolik.. Apakah ini awal dari sebuah sikap pimpinan Gereja Katolik untuk membuka sekat-sekat agama yang memecah belah umat manusia? Kita menunggu tindakan ‘besar’ yang berikut.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja: Sri Lanka tidak boleh mempolitisasi kunjungan Paus
  2. Aktivis tolak rencana penerapan Hukum Syariah bagi non-Muslim di Aceh
  3. Kerukunan antar umat beragama di Kulonprogo tinggi
  4. KWI tolak PP No. 61/2014 tentang Aborsi karena urgensi medik dan akibat perkosaan
  5. Gereja Katolik Kepulauan Cook menghormati dua imam yang melayani 120 tahun
  6. Hukum Syariah berlaku bagi non-Muslim di Aceh
  7. Para pemimpin Kristen desak Malaysia menyelamatkan negara dari ekstremisme
  8. Menteri Pendidikan Jokowi-JK harus berani hadapi pluralisme
  9. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  10. Paus Fransiskus akan sampaikan pidato di Parlemen Eropa
  1. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  2. Gereja pertama di Cina diberi nama Santo Yohanes Paulus II
  3. Paus Fransiskus menikahkan 20 pasangan bermasalah
  4. Gereja: Sri Lanka tidak boleh mempolitisasi kunjungan Paus
  5. Kerukunan antar umat beragama di Kulonprogo tinggi
  6. Penduduk Indonesia berjumlah 254 juta jiwa
  7. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  8. Kementerian Agama upayakan pendekatan ke pesantren yang ajarkan radikalisme
  9. Umat Katolik Filipina kunjungi media sosial khusus untuk kunjungan Paus
  10. Vatikan melihat hubungan dengan Vietnam sebagai jembatan ke Asia
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online