UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus Fransiskus berdoa bagi perdamaian dunia

April 1, 2013

Paus Fransiskus berdoa bagi perdamaian dunia

 

Paus Fransiskus menyatakan Kristus adalah pembawa damai sejahtera, dan melalui Dia kita berdoa bagi perdamaian di seluruh dunia, khususnya perdamaian di Suriah,  di Timur Tengah dan Irak, di Afrika terutama di Mali, Nigeria, Republik Demokratik Kongo dan Republik Afrika Tengah, serta di Asia, terutama di Semenanjung Korea.

Dalam pesan Urbi et Orbi pertama kepausannya pada Minggu Paskah, Paus Fransiskus mengajak semua orang dari seluruh lapisan masyarakat untuk “meneladani Yesus yang bangkit, yang mengalahkan maut menjadi hidup, mengubah kebencian menjadi cinta, dendam menjadi pengampunan, perang menjadi damai”.

Minggu pagi di Lapangan St. Petrus berubah menjadi sebuah taman dengan banyak bunga dan sinar mentari yang hangat setelah malam terjadi badai. Meskipun ancaman hujan lagi, puluhan ribu orang datang memadati lapangan itu untuk mengambil bagian dalam perayaan Misa Paskah pertama Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus berdoa kepada Tuhan untuk Perdamaian. “Perdamaian untuk Timur Tengah, terutama antara Israel dan Palestina agar kedua pihak rela dan berani melanjutkan negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama.

Perdamaian di Irak, bahwa setiap tindakan kekerasan tidak akan menyelesaikan persoalan, dan di Suriah, banyak orang tercabik-cabik akibat konflik dan banyak pengungsi yang menunggu bantuan dan keamanan. Berapa banyak darah yang telah ditumpahkan!

Perdamaian untuk Afrika, karena kawasan itu masih terjadi konflik kekerasan. Di Mali, semoga persatuan dan stabilitas dikembalikan, di Nigeria, yang ditandai dengan serangan mematikan terus terjadi, mengancam kehidupan banyak orang tak bersalah, dan sejumlah besar orang, termasuk anak-anak, disandera oleh kelompok teroris. Perdamaian di Kongo dan Afrika Tengah, di mana banyak orang telah dipaksa meninggalkan rumah-rumah mereka dan terus hidup dalam ketakutan.

Perdamaian di Asia, terutama di semenanjung Korea: mungkin perbedaan pendapat dapat diatasi dan semangat rekonsiliasi baru ditumbuhkan.

Paus juga mengatakan perdamaian di seluruh dunia masih dibagi oleh keserakahan mencari keuntungan, terluka oleh keegoisan yang mengancam kehidupan manusia dan keluarga, keegoisan yang terus dalam perdagangan manusia, bentuk paling luas dari perbudakan di abad ke-21.

Perdamaian ke seluruh dunia, terkoyak oleh kekerasan terkait dengan perdagangan narkoba dan eksploitasi sumber daya alam secara masif!

Semoga kebangkitan Yesus membawa kenyamanan kepada para korban bencana alam dan membuat kita semua bertanggung jawab menjaga penciptaan.

Pada Malam Paskah Paus Fransiskus mengajak umat beriman agar “jangan takut”.

Berkaca pada ketakutan para wanita yang menemukan makam kosong dan Petrus yang takjub ketika mendengar berita seperti yang diceritakan dalam Injil, Bapa Suci mengatakan “masalah sehari-hari kita dan kekhawatiran dapat membungkus kita dalam diri kita sendiri, dalam kesedihan dan kepahitan”.

Dia mengatakan, “Janganlah kita menutup hati kita, marilah kita tidak kehilangan kepercayaan diri, kita tidak boleh menyerah”.

Pada hari Minggu Paskah ia memuji umat Katolik yang rela datang dari seluruh dunia untuk mnghadiri Misa Paskah di Vatikan. “Bawalah sukacita Paskah  dan kedamaian kepada keluarga dan bangsa Anda.”

“Semoga Tuhan yang Bangkit, yang mengalahkan dosa dan maut, mendukung kita semua terutama yang paling lemah dan mereka yang paling membutuhkan. Terima kasih atas kehadiran Anda dan saksi iman Anda.  Semoga Kristus yang Bangkit membimbing Anda dan seluruh umat manusia pada jalan keadilan, cinta dan perdamaian!”

Sumber: Vatican Radio

Foto:  radioaustralia.net.au

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi