UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Presiden SBY dan Ani Yudhoyono dihadiahi Telur Paskah

01/04/2013

Presiden SBY dan Ani Yudhoyono dihadiahi Telur Paskah thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapat kado berupa telur Paskah dari ratusan Jemaat GKI Yasmin, HKBP Setu, dan HKBP Filadelfia saat menggelar ibadah Paskah di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/3).

Telur Paskah berukuran besar dihiasi dengan sejumlah kertas hias berisikan doa dan harapan para jemaat akan datangnya keadilan negara atas hak mereka menjalankan ibadah di gereja yang selama ini dipakai tapi disegel bahkan dirobohkan dengan alasan tak memiki izin mendirikan bangunan.

Juru bicara GKI Yasmin Bona Sigalingging menyampaikan tidak ada kado istimewa yang bisa mereka berikan kepada Presiden dan Ibu Negara selain telur Paskah.

“Ini adalah kado istimewa kami. Semoga saja telur Paskah mampu mengetuk hati Presiden dan Ibu Ani agar nasib kami diperhatikan. Setahun sudah kami ditelantarkan, tetapi tidak ada langkah tegas dari Presiden,” ujarnya di sela-sela ibadah Paskah di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/3), seperti dilansir metrotvnews.com.

Tampak pada beberapa kertas doa yang ditempelkan pada telur Paskah berisi harapan agar SBY sebagai Presiden bersikap tegas untuk segera menyelesaikan kasus penyegelan Gereja GKI Yasmin, perobohan Gereja HKBP Setu, dan penyegelan Gereja HKBP Filadelfia.

Kiki, seorang anak sekolah minggu HKBP Setu, menuliskan pada secarik kertas harapannya kepada Ibu Negara Ani Yudhoyono.

“Ibu Ani yang baik, kami anak-anak sekolah minggu mau belajar hal-hal yang baik dan membangun kepribadian yang baik, tapi gereja kami dirubuhkan. Kami mau gereja kami didirikan kembali. Selamat Paskah ya Bu. Kiki, Sekolah Minggu HKBP Setu.”

Ada lagi tertulis, “Pak SBY tolong buka segel gereja kami. Kami ingin ibadah.” Masih banyak lagi ratusan kertas yang ditempelkan untuk menghiasi telur Paskah tersebut.

Bona juga membacakan titipan kertas harapan dari para tokoh lintas agama di antaranya Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Siti Musdah Mulia dan Sekjen ICRP Romo Johanes Haryanto SJ.

Musdah dalam kertas tersebut menulis, “Pak Presiden, ingat waktumu tinggal sedikit lagi. Jadi berbuatlah yang terbaik agar dikenang selamanya.”

Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos yang juga hadir mengikuti kebaktian Paskah mengharapkan agar Presiden bersikap tegas untuk menyelesaikan kasus intoleransi yang selama ini terjadi. Dalam semangat Paskah, kata dia, SBY harus menjadi pembebas sama seperti Yesus yang mau berkorban menjadi pembebas umat manusia dari belenggu dosa.

“Tentu saja, SBY diharapkan mampu membebaskaan jemaat ini dari perlakuan tidak adil. Itu adalah hadiah Paskah terindah yang diharap-harapkan jemaat ini,” tandas Bonar.

 

  • bernardus wato ole

    Kita terus berjuang sampai mendapatkan ketenangan beribadah, namun jangan lupa diproses IMB-nya rumah-rumah ibadah kita, karena kita tinggal di negara hukum, antara lain gereja-gerja kita harus mengantongi persyaratan hukum tersebut.

  • http://www.facebook.com/nikolaus.ngao Nikolaus Ngao

    Pemimpin kita saat ini tidak jauh beda dengan pilatus

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kenapa Pria Modern Perlu Belajar dari Santo Yosef?
  2. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  5. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  6. Ketakutan dan kemarahan orang Kristen menyusul pemboman gereja di Pakistan
  7. Menteri Anies: Tarik buku agama ajarkan membunuh kafir
  8. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  9. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  10. Otoritas Tiongkok di Harbin menahan dua imam 'bawah tanah’
  1. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  2. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  3. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  4. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  5. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  6. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  7. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  8. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  9. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  10. Pemerintah didesak revisi UU Kebebasan Berbicara dan Berkumpul untuk melawan ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online