UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Katolik lereng Merapi gelar kirab seribu kurungan

01/04/2013

Umat Katolik lereng Merapi gelar kirab seribu kurungan thumbnail

Pawai obor di Papua

 

Ratusan umat Katolik lereng Gunung Merapi di Dukuh Bunder, Desa Bandungan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merayakan Paskah dengan menggelar kirab seribu kurungan, mengelilingi desa setempat, Minggu.

Pastor Gereja Katolik Santo Paulus Kebonarum, Klaten, Romo Vincentius Kirjito yang memimpin kirab, mengatakan, kirab seribu kurungan ini merupakan simbol bahwa manusia sudah terbebas dari kekuatan jahat, seperti peristiwa kebangkitan Yesus yang telah membebaskan manusia dari belenggu dosa dan kekuatan jahat.

Kirab tersebut, tidak hanya diikuti oleh umat Katolik tetapi juga warga lereng Merapi yang beragama Muslim dan Hindu. Masing-masing peserta kirab membawa kurungan yang juga menggambarkan kegembiraan masyarakat yang telah dibebaskan dari kekuatan jahat.

Kirab perayaan Paskah yang mengangkat budaya lokal tersebut, juga diwarnai berbagai atraksi kesenian dan budaya yang menarik perhatian warga Desa Bandungan yang umumnya bekerja sebagai perajin kurungan, dan warga sekitar.

Lebih lanjut Romo Kirjito mengajak umat Katolik untuk mengurung diri dari segala bentuk godaan kejahatan dalam kehidupan sehari-hari.

Ribuan orang di Papua pawai fajar Paskah

Ribuan orang yang merupakan jemaat Gereja Kristen Injili di tanah Papua Klasis Biak Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/3) subuh, melakukan pawai obor fajar Paskah serentak dalam rangka mengenang kebangkitan kematian Yesus Kristus.

Dari Biak wartawan Antara melaporkan kegiatan pawai fajar Paskah mulai pukul 04.00 WIT berlangsung serentak yang melibatkan berbagai unsur jemaat, di antaranya anak, remaja, persekutuan kaum bapak, serta persekutuan perempuan.

Sepanjang perjalanan pawai fajar Paskah, ribuan orang membawa  lampu obor api berjalan dengan tertib sepanjang jalan sambil menyanyikan lagu-lagu rohani sebagai penyemangat pawai berjalan bersama mengelilingi wilayah pelayanan jemaat gereja setempat.

Berbagai jemaat gereja mengelar pawai fajar Paskah, di antaranya Gereja Ebenz Haizer, Gereja GKI Maranatha, Gereja GKI Imanuel Agung Samofa, Gereja Efata Wafnor, Gereja Ruts Yenures, Gereja GKI Marthen Luther Mandala, dan Gereja GKI Silo Ambroben.

Sejumlah orang di antara jemaat gereja mengakui bahwa pawai fajar Paskah merupakan kegiatan religius keimanan bagi umat Kristiani karena mengajarkan peristiwa iman untuk mengenang  kebangkitan kematian Yesus Kristus.

Ia mengakui, setiap umat Kristiani yang teguh menjalakan ajaran Yesus Kristus, percaya dengan peristiwa kebangkitan kematian Yesus Kristus.

“Kebangkitan Yesus telah mengalahkan kuasa maut sehingga pengorbanan Yesus telah memberi kepastian bagi orang yang percaya, agar tidak binasa, tetapi memperoleh hidup yang kekal,” katanya. (Antara)

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kristen Montagnard mencari suaka di Kamboja
  2. Wapres: Masih banyak pemimpin yang "jual murah" surga
  3. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan konflik TNI dan Polri
  4. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  5. Tiongkok bebaskan Uskup Yujiang setelah enam bulan ditahan
  6. Jutaan orang diharapkan akan menghormati relikwi Santo Fransiskus Xaverius
  7. Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan SIGNIS Asia
  8. Amnesty Internasional kritik UU Penodaan Agama di Indonesia
  9. Belajar Toleran seperti Warga Desa Boro
  10. Keluarga pasangan Kristen yang dibunuh di Pakistan takut akan keselamatan
  1. Paus bahas reformasi dengan para kepala departemen Vatikan
  2. Gereja Katolik Sri Lanka kecam penggunaan gambar Paus Fransiskus untuk kampanye pemilu
  3. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan konflik TNI dan Polri
  4. KWI: Melarang nikah beda agama bentuk pelanggaran hak asasi
  5. BNN targetkan rehabilitasi 4,2 juta pecandu narkotika
  6. Kristen Montagnard mencari suaka di Kamboja
  7. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami ‘niat baik’ Paus Fransiskus
  8. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  9. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  10. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online